PAN Terlambat Gabung Koalisi Pemerintah karena Faktor Amien Rais

Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:49 WIB
loading...
PAN Terlambat Gabung...
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengungkapkan bahwa IPO sudah membaca gelagat Partai Amanat Nasional (PAN) akan ditarik ke koalisi pendukung pemerintah. Dedi membeberkan beberapa alasannya.

Pertama, karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan secara secara intens komunikasi dengan pemerintah. Kedua, karena Zulkifli Hasan tak memiliki catatan cela sebagai menteri di rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Keterlambatan PAN bergabung lebih didominasi sebab kerasnya Amien Rais waktu itu," ujar Dedi, Kamis (26/8/2021).

Adapun Amien Rais kini telah memiliki partai baru, yakni Partai Ummat . "Sekarang, tidak akan ada perbedaan kondisi politik di pemerintah, karena sejak awal koalisi sudah sangat dominan," ujarnya.

Menurut Dedi, ada atau tanpa PAN di oposisi, tidak signifikan memberi dampak. Sehingga, kata dia, PKS dan Demokrat juga tidak akan terimbas.

Baca juga: PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Partai Ummat: Check and Balance Kini Dijalankan Mural

"Termasuk soal simpati publik yang selama ini loyal pada oposisi, tidak lantas meninggalkan PAN," tuturnya.

Dia menambahkan, Situasinya sudah berbeda, pendukung pemerintah stabil, begitu halnya dengan kelompok oposisi. "PAN punya basis suara yang juga stabil, sehingga masuknya PAN hanya sekadar menambah soliditas koalisi, tidak pengaruhi hal lain," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rekomendasi
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved