Sarana Jaya Bangun Taman FPSA Tebet, Solusi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan
Selasa, 24 Agustus 2021 - 16:17 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta menugasi Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya untuk menyelenggarakan pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA).
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menugasi Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya untuk menyelenggarakan pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA) sesuai dengan Pergub Nomor 71 Tahun 2020.
Taman Fasilitas Pengolahan Sampah Antara Tebet (Taman FPSA Tebet) akan menjadi pembangunan pertama sebagai percontohan FPSA yang tetap memperhatikan prinsip-prinsip teknologi yang ramah lingkungan, ruang terbuka hijau. dan kelestarian lingkungan.
Taman FPSA Tebet akan menggunakan serangkaian proses pengolahan sampah terpadu yang terdiri dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik dengan biokonversi maggot, biodigester, sampah anorganik dengan recycle center, bank sampah, pyrolysis, dan residu yang tidak dapat diolah lagi akan dimusnahkan dengan pemusnah sampah hydrodrive.
Kemudian di Taman FPSA Tebet akan menggunakan metode pengelolaan sampah yang tidak mencemari lingkungan, sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara yang disebabkan emisi dan asap.
Direktur Utama Sarana Jaya Agus Himawan mengatakan, pembangunan Taman FPSA Tebet bukan hanya soal fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga bagaimana pembangunan fasilitas pendukung lainnya, contohnya learning centre, ampitheatre dan ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, khususnya warga Tebet.
Taman Fasilitas Pengolahan Sampah Antara Tebet (Taman FPSA Tebet) akan menjadi pembangunan pertama sebagai percontohan FPSA yang tetap memperhatikan prinsip-prinsip teknologi yang ramah lingkungan, ruang terbuka hijau. dan kelestarian lingkungan.
Taman FPSA Tebet akan menggunakan serangkaian proses pengolahan sampah terpadu yang terdiri dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik dengan biokonversi maggot, biodigester, sampah anorganik dengan recycle center, bank sampah, pyrolysis, dan residu yang tidak dapat diolah lagi akan dimusnahkan dengan pemusnah sampah hydrodrive.
Kemudian di Taman FPSA Tebet akan menggunakan metode pengelolaan sampah yang tidak mencemari lingkungan, sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara yang disebabkan emisi dan asap.
Direktur Utama Sarana Jaya Agus Himawan mengatakan, pembangunan Taman FPSA Tebet bukan hanya soal fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga bagaimana pembangunan fasilitas pendukung lainnya, contohnya learning centre, ampitheatre dan ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, khususnya warga Tebet.
Lihat Juga :