Terpidana Bom Bali Umar Patek Dapat Remisi 6 Bulan, BNPT: Beliau Cinta NKRI

Selasa, 24 Agustus 2021 - 09:24 WIB
loading...
Terpidana Bom Bali Umar...
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyambangi Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, sekaligus menemui narapidana teroris bom bali Umar Patek, Senin (23/8/2021). FOTO/DOK.BNPT
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyambangi Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, sekaligus menemui narapidana teroris (napiter) Bom Bali Umar Patek , Senin (23/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Boy memberikan apresiasi karena Umar Patek mendapatkan remisi enam bulan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) lalu. Menurutnya, Umar Patek saat ini telah menyampaikan komitmennya untuk kembali ke pangkuan NKRI.

"Mendapat remisi tentu karena adanya catatan perilaku yang baik, maka kita ikut memberikan apresiasi terhadap Mas Umar yang ikut berpartisipasi dalam program-program yang dijalankan oleh lapas, bekerja sama dengan BNPT, sehingga kita lihat hari ini Mas Umar juga sebagai warga binaan yang juga menyampaikan berbagai statement dan testimoni yang intinya beliau mencintai negara ini dan NKRI," kata Boy sebagaimana dilansir dari website resmi BNPT, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Umar Patek Kembali Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-72

Umar Patek mendapat pengurangan masa hukuman lantaran dinilai berperilaku baik dan berikrar setia kepada NKRI. Sebab itu, ia diperkirakan akan bebas di tahun 2022.

Selain itu, Boy berharap pembinaan kemampuan kepada Umar dan napiter lainnya dapat bermanfaat dan memberi dampak yang baik untuk kehidupan keluarga dan masyarakat. Hal ini dikarenakan aktivitas sehari-hari Umar Patek yang gemar memasak dan membaca buku selama berada di dalam lapas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPT: Melalui Media...
BNPT: Melalui Media Sosial Radikalisasi Hanya Butuh 3-6 Bulan
BNPT Gandeng Gus Baha...
BNPT Gandeng Gus Baha Tanamkan Islam Wasathiyah lewat Dialog Kebangsaan
BNPT dan DPR Kolaborasi...
BNPT dan DPR Kolaborasi Tingkatkan Toleransi dan Moderasi Beragama di Padang
Profil Brigjen Pol Dhani...
Profil Brigjen Pol Dhani Hernando, Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT yang Kuasai 3 Bahasa Asing
Waspada! Radikalisasi...
Waspada! Radikalisasi Kini Menyusup lewat Dunia Game Online
BNPT Ajak Tokoh Agama...
BNPT Ajak Tokoh Agama Jadikan Keberagaman Benteng Lawan Radikalisme
BNPT dan FKPT Jabar...
BNPT dan FKPT Jabar Tanam Toleransi lewat Aksi Sosial di Subang
Lawan Intoleransi dan...
Lawan Intoleransi dan Bullying, Ribuan Siswa Deklarasi Pelajar Damai
Sekolah Damai di Bali,...
Sekolah Damai di Bali, BNPT Cegah Paparan Ideologi Intoleran
Rekomendasi
Demi Film Baru, Davina...
Demi Film Baru, Davina Karamoy Rela Potong Rambut yang Dipanjangkan 6 Tahun
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
Mesin Gol Maroko Cedera,...
Mesin Gol Maroko Cedera, Singa Atlas Kehilangan Taring?
Berita Terkini
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
KPK Panggil Sekda dan...
KPK Panggil Sekda dan Anggota DPRD terkait Kasus Bupati Muara Enim
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved