Dapur Umum Kemensos Pasok Makanan Siap Santap untuk Warga Terdampak Covid-19

Senin, 13 April 2020 - 14:42 WIB
loading...
Dapur Umum Kemensos...
Jarum jam masih menunjukkan pukul 3.00. Tapi rona terang sudah mulai terlihat di Gedung Konvensi, kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Jumat (10/4/2020).
A A A
JAKARTA - Jarum jam masih menunjukkan pukul 3.00. Tapi rona terang sudah mulai terlihat di Gedung Konvensi, kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Jumat (10/4/2020). Lampu-lampu di beberapa ruangan mulai menyala.

Suara tawa dan canda bersahutan terdengar sampai pelataran. Harum bau kopi saset yang baru diseduh, sudah menguar terbawa angin. Sejenak kemudian denting peralatan dapur terdengar menambah riuh suasana pagi buta.

Ya, inilah tanda-tanda dimulainya kesibukan di Posko Bantuan Sosial Kemensos dimana didirikan pula dapur umum. Dikelola anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), di bawah Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), dapur umum sengaja didirikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Beroperasi sejak jam 03.00, kompor gas di dapur umum ini terus menyala sampai jam 17.00. Di bawah tenda biru tua, di samping Gedung Konvensi, puluhan anggota Tagana, pria dan wanita, berkutat dengan kesibukan masing-masing.

Ada yang merajang kacang panjang dan kubis. Mencuci dan memotong-motong ayam dan daging. Merebus telur ayam. Ada yang mencuci beras, dan menanak menjadi nasi. Tentu tidak kalah penting adalah petugas yang mengolah bumbu.

Bila proses persiapan ini sudah rampung, maka segera disusul dengan langkah selanjutnya. Yakni mencampur dan mengolah bumbu dan bahan masakan lainnya menjadi menu siap santap: tumis kacang, daging rendang, ayam kecap atau ayam mentega, dan sebagainya.

Tim dapur ini terbagi menjadi empat kelompok: tim koki, tim rajang, tim nasi, dan tim pengemas. Setelah tiga tim pertama tancap gas, peran tim terakhir tidak kalah penting. Setelah masalah siap tersaji, segera panci-panci besar bergeser ke ruang utama (aula) gedung konvensi. Di dalam ruangan ini, sudah siap kotak-kotak nasi berjumlah ribuan yang tertata rapi.

Ribuan kotak lainnya yang masih berbentuk lembaran dan terbungkus plastik, tertumpuk di sudut ruangan, siap dibongkar dan direkatkan menjadi kotak. Di ruang aula ini, sudah bersiap puluhan personel Tagana. Di bawah tim yang terlatih, dengan cekatan nasi, daging atau ayam, sayur, telor rebus, buah (biasanya pisang atau jeruk), segera menyatu dalam kotak nasi.

Kotak nasi yang kini berisi, mulai dirangkai dalam tas-tas. Kendaraan pikup, mobil boks, dan truk berukuran sedang, merapat ke pintu keluar gedung siap menerima tas-tas berisi makanan. Dalam hitungan menit, perut kendaraan ini sudah terisi penuh.

Dapur Umum Kemensos, memiliki kapasitas produksi 6.000 kotak untuk sesi makan pagi. Dan sebanyak 6000 kotak pula untuk sesi makan siang. Sejak beroperasi mulai Selasa, 7 April 2020 sampai jam 12.30 siang tadi, total distribusi sembako sebanyak 16.785 paket dan makanan siap saji sebanyak 28.656 porsi.

Dari Gedung Konvensi, makanan siap santap tersebut bersama dengan paket sembako, didistribusikan ke lokasi yang membutuhkan dan sudah terdaftar di DKI Jakarta. Proses administrasi dan pencatatan bantuan yang terkirim, dilakukan petugas di tenda luar Gedung Konvensi.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan bahwa Kementerian Sosial akan mendistribusikan 300.000 paket sembako baik berupa makanan siap saji maupun bahan sembako bagi warga di wilayah DKI Jakarta. Ada tambahan 100.000 paket sembako dari target semula 200.000 paket sembako.

Penerima bantuan ini adalah pekerja informal apakah itu buruh harian, buruh pabrik, pengemudi taksi dan ojek online dan sebagainya. “Mereka kehilangan mata pencaharian karena wabah Covid-19. Bantuan diharapkan memenuhi kebutuhan makan dan mencegah mereka mudik,” kata Mensos.

Ayah dua anak ini juga mengajak semua elemen masyarakat, semua lini dan semua pilar-pilar sosial agar bersama-sama, bersatu padu membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sejumlah pihak yang menerima bantuan menyatakan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras dan bantuan dari Kemensos.
(ar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
LAN-Kemensos Dukung...
LAN-Kemensos Dukung Program Prioritas Presiden melalui Pengembangan Sekolah Rakyat Terpadu
Soroti Penyaluran Bansos...
Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi Kemensos
Stimulus Ramadan, Bansos...
Stimulus Ramadan, Bansos Sudah Cair 90% termasuk untuk Sumatera
Mensos Kerahkan 30 Ribu...
Mensos Kerahkan 30 Ribu Pendamping PKH Cek 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
JAPFA, Kemensos RI dan...
JAPFA, Kemensos RI dan Kemenkop RI Dorong Kemandirian Peternak
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
PASIEN TERLANTAR! BPJS...
PASIEN TERLANTAR! BPJS 'Kurang Mampu' Nonaktif, Kemensos yang Menentukan Keanggotaan
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Berita Terkini
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved