Stok Capres Berlimpah, Presiden PKS Dorong Presidential Threshold Diturunkan

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 18:04 WIB
loading...
Stok Capres Berlimpah,...
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu kembali mendorong agar ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold) bissa diturunkan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) , Ahmad Syaikhu kembali mendorong agar ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold) bisa diturunkan.

Awalnya, Syaikhu berharap dalam pemilihan presiden (Pilpres) yang akan datang, rakyat harus ditawarkan dengan pilihan-pilihan Capres baru yang akan memimpin Indonesia ke depan. Dia meyakini negeri ini memiliki banyak sekali stok pemimpin yang mempunyai integritas, kredibilitas, dan akseptabilitas untuk memimpin Indonesia. Baca juga: Presiden PKS Sebut Demokrasi Bukan Hanya Sekadar Tukar Tambah Kekuasaan

"Asalkan jalan-jalannya tidak tersumbat," ujar Syaikhu dalam pidato kebangsaan di acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 CSIS Indonesia, Jumat (20/8/2021).

Salah satu faktor yang dapat menyumbat kehadiran calon pemimpin-pemimpin yang dimaksud adalah ambang batas pencalonan presiden yang dinilai masih sangat tinggi. Oleh karena itu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi ini mendorong agar ambang batas tersebut bisa diturunkan.

"Misalnya presidential threshold perlu dipertimbangkan kembali diturunkan. Sehingga banyak pemimpin-pemimpin berkualitas lainnya juga akan ikut tampil dalam kontestasi," kata dia. Baca juga: PKS Perkenalkan Ketua Majelis Syura dengan Sebutan Dr Salim, Pengamat Sebut Ikhtiar Politik

Untuk diketahui, dalam perkembangannya pemerintah dan DPR telah bersepakat untuk tak melakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Artinya, keputusan tersebut tidak berpengaruh terdahap syarat pencalonan presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Dalam hal ini, harus memenuhi 20% perolehan suara Parlemen atau 25% secara nasional di Pemilu 2019 lalu.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Pimpin PKS Jabar, Abah...
Pimpin PKS Jabar, Abah Iwan: Pelayanan, Advokasi, dan Keberpihakan Adalah Napas Perjuangan Kita
Perkuat Konsolidasi,...
Perkuat Konsolidasi, Partai Perindo: Maluku Jadi Titik Strategis Menangkan Pemilu 2029
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved