Jokowi Persilakan Belajar Tatap Muka Setelah Seluruh Masyarakat Telah Divaksin
Kamis, 19 Agustus 2021 - 11:21 WIB
loading...
Presiden Jokowi menyatakan belajar tatap muka bisa dilaksanakan bila seluruh masyarakat telah divaksin. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dalam kunjungan kerja di Jawa Timur pagi ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMPN 3 Mejayan Kabupaten Madiun. Pada kesempatan itu Jokowi juga akan konferensi video dengan pelajar dan pihak terkait di sejumlah provinsi lain.
Saat berdialog, Jokowi mengatakan bahwa belajar tatap muka bisa segera dilaksanakan jika semuanya sudah divaksinasi covid-19. “Segera semuanya bisa divaksin. Sehingga pembelajaran tatap muka bisa segera kita laksanakan,” katanya di Madiun, Kamis (19/8/2021).
Jokowi pun berharap anak-anak Indonesia bisa segera belajar tatap muka. Namun begitu hal tersebut harus dilakukan secara hati-hati. “Tapi juga kita semuanya hati-hari. Jangan sampai nanti pas dibuka belajar tatap muka ada yang terpapar covid. Ini yang harus dihindari,” tuturnya.
Baca juga: Megawati Mengaku Menangis saat Melihat Jokowi Dikritik Secara Barbar
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan agar masker tetap dipakai meskipun telah divaksin. Hal ini mengingat virus covid terus bermutasi sehingga memunculkan variasi baru.
Saat berdialog, Jokowi mengatakan bahwa belajar tatap muka bisa segera dilaksanakan jika semuanya sudah divaksinasi covid-19. “Segera semuanya bisa divaksin. Sehingga pembelajaran tatap muka bisa segera kita laksanakan,” katanya di Madiun, Kamis (19/8/2021).
Jokowi pun berharap anak-anak Indonesia bisa segera belajar tatap muka. Namun begitu hal tersebut harus dilakukan secara hati-hati. “Tapi juga kita semuanya hati-hari. Jangan sampai nanti pas dibuka belajar tatap muka ada yang terpapar covid. Ini yang harus dihindari,” tuturnya.
Baca juga: Megawati Mengaku Menangis saat Melihat Jokowi Dikritik Secara Barbar
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan agar masker tetap dipakai meskipun telah divaksin. Hal ini mengingat virus covid terus bermutasi sehingga memunculkan variasi baru.
Lihat Juga :