Pendekatan Budaya dan Pendidikan Kunci Keharmonisan di Papua

Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:35 WIB
loading...
A A A
Pendekatan budaya yang dilakukan oleh misionaris melalui pendekatan budaya, di antaranya menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa daerah, mengakibatkan Kristen lebih cepat berkembang. “Harmoni di pemerintahan Papua juga tergambar dalam istilah 1 tungku 3 batu, dimana 3 batu tersebut merupakan perwakilan Islam, Kristen dan Katolik. Pembagian kekuasaan dilakukan dengan dasar tersebut dengan Gubernur Kristen, Wakil Muslim, Sekda Katolik atau sebaliknya,” tegas anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) tersebut.

Pendekatan kultural tersebut terus diwariskan melalui berbagai jalur khususnya pendidikan. Menurut Antropolog Ikhsan Tanggok, Toleransi dan harmoni antar agama di Papua terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan institusi Pendidikan seperti sekolah dan universitas. Ada tiga institusi pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni dan toleransi di Papua, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Yapis.

“Papua memiliki tradisi yang kental dengan toleransi, salah satunya adalah Bakar Batu. Tradisi itu memiliki arti yang dalam, yaitu sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan dan simbol dari solidaritas yang kuat. Bakar batu juga dapat digunakan sebagai media damai antara kelompok yang berperang. Rakyat Fakfak Papua Barat memiliki filosofi yang diperkenalkan oleh leluhur mereka yaitu satu tungku tiga batu. Tungku adalah simbol kehidupan, sementara tiga batu adalah symbol ‘kamu’, ‘saya’, dan ‘dia’ yang berbeda agama, etnis, status sosial dalam satu wadah persaudaraan. Simbol harmoni yang lain yaitu Masjid Patimburak, di Desa Patimburak, Fakfak, Papua Barat.

“Masjid Patimburak dibangun oleh Raja Pertuanan Wertuar pada 1870. Arsitektur masjid ini sangat unik karena merupakan kombinasi dari masjid dan gereja. Masjid ini dibangun oleh tiga kelompok agama, yaitu Islam, Katolik dan Protestan,” jelas guru besar UIN Jakarta tersebut.

Peneliti Indonesia Moslem Crisis Center, Maria Ulfa menilai, dari paparan para narasumber, bisa diyakini bahwa masyarakat Papua Indonesia dan Cape Town Afrika Selatan hidup penuh kedamaian dan toleransi serta memiliki pola pendidikan dan tradisi dalam menyelesaikan konflik dengan kearifan lokal. “Gagasan toleransi beragama bukanlah hal yang sulit, karena ajaran dari masing masing agama mengajarkan tentang saling mengakui dan menghormati pihak lain, Perbedaan dalam sisi bahasa, budaya agama bahkan etnis dapat diterima,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Berita Terkini
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved