Melayani International Customer, PIS Buktikan Eksistensi sebagai Global Company

Senin, 16 Agustus 2021 - 22:31 WIB
loading...
Melayani International...
Pertamina International Shipping tunjukan keberhasilan armada kapal miliknya berlayar dan berlabuh di luar negeri.
A A A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan perkembangan bisnis yang semakin eksponensial di tataran internasional sekaligus memperluas market share ke internasional customer. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan armada kapal milik PIS berlayar dan berlabuh di luar negeri.

Armada kapal PIS tersebut adalah MT Gamsunoro, MT Sanggau, MT Gede, MT Galunggung, MT Gamkonora, MT Gunung Geulis, MT Gamalama, MT Panderman, yang sebelumnya diutilisasi untuk keperluan dalam negeri/domestik sekarang berhasil dialihkan untuk melayani keperluan international trading, termasuk armada yang diperuntukkan di international market seperti VLCC Pride, Prime, dan Pioneer, serta ada juga VLGC PG I dan PG II yang juga berhasil memperoleh Certificate of Compliance dari United States of America Coast Guard (USCG).

Keberhasilan armada kapal tersebut menunjukkan kemampuan PIS sebagai subholding shipping PT Pertamina (Persero) dalam melakukan pengelolaan kapal di kancah internasional serta merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan ambisi untuk menjadi perusahaan logistik kemaritiman terintegrasi dan terkemuka di Asia.

“Suatu kebanggaan bagi kami saat ini melihat beberapa kapal dari Pertamina International Shipping berhasil bersandar di pelabuhan luar negeri dan mendapatkan sertifikasi berskala internasional yang membuktikan bahwa kapal PIS memiliki performance yang baik,” ujar Direktur Armada PT Pertamina International Shipping, I Putu Puja Astawa.

Selain VLCC, beberapa kapal yang sebelumnya melayani kebutuhan domestik, kini telah diutilisasi ke luar pelabuhan domestik antara lain yaitu :

• Kapal MT Gede loading perdana di Sikka Ports & Terminal Limited India, menjadikannya sebagai salah satu kapal berbendera Indonesia yang pertama berlabuh di pelabuhan internasional Sikka, India.
• VLGC Pertamina Gas 1 dan 2 (PG 1 & PG 2) berlabuh di LPG Export Terminal Phillips 66 di Freeport, Texas-Amerika Serikat.
• Pertamina International Shipping Pte Ltd (PISPL) anak perusahaan PIS dengan MT Sanggau berhasil menjalin kerjasama dengan Petronas group yaitu Petco Trading Labuan Company Limited (PTLCL) secara Time Charter.
• Very Large Crude Carrier (VLCC) Pride dan Prime yang diresmikan di awal 2021 dengan kapasitas dua juta barel sudah rutin berlabuh di terminal Saudi Aramco.

Melayani International Customer, PIS Buktikan Eksistensi sebagai Global Company


I Putu Puja Astawa mengatakan, kapal-kapal yang berhasil menunjukkan performanya sehingga bisa bersandar di pelabuhan luar negeri dankerja sama yang dilakukan oleh PIS dengan beberapa perusahaan luar negeri dalam menyewakan kapal, baik secara time charter maupun voyage charter merupakan upaya nyata dari PIS untuk menjadi yang terdepan di bisnis marine dan logistik, baik dalam mewujudkan ketersediaan dan keberlanjutan energi di dalam negeri maupun kemampuan bersaing dan menguasai pasar internasional.


Daftar Kapal PIS yang berhasil berlabuh di luar negeri:

Kapal Port
Sanggau Singapore, Malaysia, Bangladesh
Gamkonora Singapore, China
Gamsunoro Singapore, China
Gunung Geulis Singapore, China
Gamalama Malaysia
Panderman Malaysia
Pertamina Pride Rastanura, Arab Saudi
Pertamina Prime Rastanura, Arab Saudi
Pertamina Gas 2 Arab Saudi, Qatar, Freeport, USA
Pertamina Gas 1 Freeport, USA
Gede India
Galunggung India
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasa Hukum Klaim Tidak...
Kuasa Hukum Klaim Tidak Ada Pengaturan Sewa Kapal dan Terminal OTM dalam Perkara PIS
Kru PMSol Ditugaskan...
Kru PMSol Ditugaskan di Kapal PIS, Perkuat Operasional Energi di Kawasan Asia
Siap Kolaborasi, PIS...
Siap Kolaborasi, PIS dan PAL Dukung Kemandirian Industri Maritim Nasional
Tak Lagi Ditenggelamkan,...
Tak Lagi Ditenggelamkan, Kapal Ikan Ilegal Kini Dihibahkan ke Nelayan
Rekomendasi
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Berita Terkini
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Infografis
7 Negara Paling Korup...
7 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency International
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved