Anwar Abbas Kritik Keras Lomba Artikel BPIP

Minggu, 15 Agustus 2021 - 09:40 WIB
loading...
Anwar Abbas Kritik Keras...
Pengamat sosial-keagamaan Anwar Abbas. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengamat sosial-keagamaan Anwar Abbas mengkritik tema lomba penulisan artikel tingkat nasional untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) .

Tema penulisan artikel yang ditentukan yakni Hormat Bendera Menurut Hukum Islam dan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam. Menurut Anwar Abbas, seharusnya BPIP melakukan hal yang lebih bermakna di tengah krisis pandemi Covid-19, ketimbang membuat tema lomba yang kontroversial seperti itu.

"Sebagai sebuah lembaga yang berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab kepadanya sudah seharusnya BPIP membantu Presiden dengan melakukan hal-hal yang benar-benar berarti dan bermakna terutama dalam mengatasi krisis yang ada," ujar Anwar melalui keterangan tertulis, Minggu (15/8/2021).

Baca juga: Polemik Lomba Tulis Artikel BPIP, KH Cholil Nafis: Menunjukkan Hilang Arah

Anwar melihat, BPIP sebagai lembaga negara justru kerap membuat gaduh serta memancing keresahan di antara warga bangsa. Ia pun teringat pernyataan Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang menyebutkan agama musuh besar Pancasila.

"Apa yang mereka lakukan jangankan akan membuat negeri ini menjadi lebih aman dan bersatu serta percaya terhadap Pancasila dan UUD 1945, tapi malah lebih banyak membuat gaduh dan memancing keresahan serta perpecahan di antara warga bangsa, seperti pernyataan Kepala BPIP yang mengatakan bahwa agama adalah musuh terbesar Pancasila dan mengimbau umat beragama untuk menempatkan konstitusi di atas kitab suci dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tutur Anwar.

Baca juga: Ustadz Adi Hidayat Nilai BPIP Salah Alamat Tanya Santri soal Hormat Bendera Menurut Hukum Islam

Anwar yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menilai Yudian tidak mengetahui esensi Pasal 29 Ayat 1 UUD 1945 yang secara jelas mengatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. "Jadi keberadaan BPIP ini lebih besar mudaratnya dari manfaatnya. Bahkan dengan kehadirannya dia telah banyak merusak citra pemerintah terutama citra dari diri Presiden Jokowi sendiri," imbuhnya.

Untuk itu, lanjut Anwar, BPIP sudah waktunya untuk dibubarkan agar negeri ini aman tenteram, dan damai. "Adapun dana yang selama ini dipergunakan untuk menggaji pimpinan dan karyawan serta biaya operasional dari badan tersebut bisa dialihkan untuk membiayai hal-hal yang lebih penting dari itu, sehingga keinginan Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan serta keinginan kita sebagai bangsa untuk secepatnya bisa keluar dari berbagai krisis yang multi dimensi ini tanpa ada retak dalam kehidupan kita sebagai bangsa dapat segera terwujud dan tercapai," tutup ulama asal Sumatera Barat itu.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Awal Ramadan Berbeda,...
Awal Ramadan Berbeda, Anwar Abbas Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
Tok! RUU BPIP Disahkan...
Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Ketua PP Muhammadiyah:...
Ketua PP Muhammadiyah: Tidak Elok Ratusan Ribu Jemaah Haji Dilayani Dua Perusahan
Netanyahu Tolak Negara...
Netanyahu Tolak Negara Palestina, Anwar Abbas: Dunia Arab Harus Bersatu
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
PTUN Cabut SK Ketua...
PTUN Cabut SK Ketua MK Suhartoyo usai Anwar Usman Menang Gugatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved