Legislator Golkar Sebut Pemerintah Bagian dari Korban Pandemi

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 14:11 WIB
loading...
Legislator Golkar Sebut...
Anggota Fraksi Golkar DPR, Melkiades Laka Lena mengakui, di tengah pandemi saat ini Indonesia tidak bisa mendapatkan seluruh ekspektasinya sekaligus. Foto/DPR
A A A
JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Melkiades Laka Lena mengakui, di tengah pandemi saat ini Indonesia tidak bisa mendapatkan seluruh ekspektasinya sekaligus.

Baca juga: Catat, Ini 3 Prioritas Penggunaan Dana Desa pada Masa Pandemi

Pemerintah pun sebenarnya merupakan korban dari pandemi Covid-19 karena banyak juga orang-orang pemerintah yang meninggal, begitu juga dengan keluarganya yang terpapar, baik di level pusat hingga ke daerah.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Meningkatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

"Pemerintah juga sebenarnya bagian dari korban juga dari Covid-19 karena banyak juga orang-orang pemerintah yang meninggal, keluarganya kena dan ini merata dari pusat sampai daerah, yang namanya pandemi itu artinya seluruh orang tanpa terkecuali di jabatan apapun bisa kena," kata Melki dalam Polemik Trijaya FM yang bertajuk "Pandemi dan Konstelasi Politik 2024" secara daring, Sabtu (14/8/2021).

Untuk itu kata Melki, pandemi pada dasarnya yang paling utama selain pemerintah yang perlu bekerja optimal, perlu partisipasi masyarakat. Kalau masyarakat tidak berpartisipasi dan serius dengan sungguh-sungguh mengikuti panduan kebijakan pemerintah, maka penanganannya akan terus seperti ini.

"Jadi kalau kita disiplin bersama yang tadi bahasanya gotong royong, sebenarnya pandemi ini bisa kita lewati dengan baik, tapi sejauh kita tidak gotong royong khusus pandemi," ujar Ketua DPP Partai Golkar ini.

Menurut legislator Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, untuk persoalan lain boleh saja bertengkar, tapi untuk pandemi ini perlu kerja sama semua pihak agar pandemi ini segera selesai, sehingga bisa berpolitik dengan tenang.

"Saya kira untuk kerja sama kita semua supaya ini selesai biar kita kemudian bisa berpolitik dengan lebih tenang lagi, ini kan kita tidak bisa berpolitik dengan tenang, karena pandemi masih kaya gini," ungkapnya.

Oleh karena itu, Melki menegaskan, DPR akan tetap memberikan masukan pada pemerintah, tetapi khusus penanganan pandemi ini pihaknya akan mendorong agar semua kerja bersama dan kompak untuk bisa melewati pandemi Covid-19 ini dengan baik. Karena, kunci keberhasilan New Zealand menghadapi pandemi ini karena kerja sama semua pihak.

"Saya kira WhatsApp dari Pak Tantowi Yahya (Dubes RI di NZ) mengatakan di Selandia Baru itu salah satu faktor yang membuat New Zealand sukses menangani Covid-19 karena di sana itu seluruh komponen bangsanya bersatu, saya bergarap di Indonesia juga demikian," tandas Melki.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved