Tak Hanya Kritik, AHY: Demokrat Akan Bantu Atasi Pandemi dan Krisis Ekonomi
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
"Memasuki bulan ke-17 sejak berlangsung, pandemi ini belum ada tanda-tanda mereda. Perekonomian rakyat masih terpuruk dan kita lihat pengangguran serta kemiskinan meningkat di sekeliling kita," jelas AHY.
Lebih dari itu, AHY menambahkan Partai Demokrat menyambut baik tren penurunan kasus harian COVID-19 selama beberapa hari ini tapi menyoroti turunnya angka tes dan lacak (testing dan tracing) yang jauh di bawah target 300.000 tes dan lacak per hari yang dicanangkan pemerintah. Partai Demokrat juga mempertanyakan dihilangkannya tingkat kematian sebagai salah satu indikator untuk mengukur efektivitas penanganan pandemi.
Ketidakselarasan pendataan yang menjadi alasan pemerintah untuk menghilangkan indikator ini, harusnya mendorong perbaikan pendataan, bukan menghapus indikator. Namun, AHY menegaskan Demokrat akan membantu mengatasi masalah pandemi dan krisis ekonomi, bukan hanya mengkritik.
"Sebagai partai yang didirikan dengan semangat pro rakyat, Partai Demokrat sejak awal berpandangan pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi yang menyertainya adalah masalah yang juga kita harus bantu atasi, bukan hanya kita kritik, meski kita berada di luar pemerintahan," tegas Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini. Baca juga: TKA China Masuk Indonesia, Demokrat: Apa Pemerintah Tak Pernah Belajar dari Kegagalan?
Sementara itu, Srikandi Demokrat, yang dipimpin Annisa Pohan juga ikut berpartisipasi dalam bulan bakti Demokrat ini dengan menggelar program pengisian tabung oksigen gratis, yang ditujukan bagi para pasien COVID-19 yang sangat membutuhkan.
Lebih dari itu, AHY menambahkan Partai Demokrat menyambut baik tren penurunan kasus harian COVID-19 selama beberapa hari ini tapi menyoroti turunnya angka tes dan lacak (testing dan tracing) yang jauh di bawah target 300.000 tes dan lacak per hari yang dicanangkan pemerintah. Partai Demokrat juga mempertanyakan dihilangkannya tingkat kematian sebagai salah satu indikator untuk mengukur efektivitas penanganan pandemi.
Ketidakselarasan pendataan yang menjadi alasan pemerintah untuk menghilangkan indikator ini, harusnya mendorong perbaikan pendataan, bukan menghapus indikator. Namun, AHY menegaskan Demokrat akan membantu mengatasi masalah pandemi dan krisis ekonomi, bukan hanya mengkritik.
"Sebagai partai yang didirikan dengan semangat pro rakyat, Partai Demokrat sejak awal berpandangan pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi yang menyertainya adalah masalah yang juga kita harus bantu atasi, bukan hanya kita kritik, meski kita berada di luar pemerintahan," tegas Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini. Baca juga: TKA China Masuk Indonesia, Demokrat: Apa Pemerintah Tak Pernah Belajar dari Kegagalan?
Sementara itu, Srikandi Demokrat, yang dipimpin Annisa Pohan juga ikut berpartisipasi dalam bulan bakti Demokrat ini dengan menggelar program pengisian tabung oksigen gratis, yang ditujukan bagi para pasien COVID-19 yang sangat membutuhkan.
(kri)
Lihat Juga :