Megawati: Usai Bung Hatta Mundur, Bung Karno Tak Pernah Punya Wapres Lagi

Kamis, 12 Agustus 2021 - 17:05 WIB
loading...
Megawati: Usai Bung...
Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan hubungan ayahnya, Presiden RI Pertama Ir. Soekarno dengan Wakil Presiden Pertama Mohammad Hatta, adalah persahabatan sejati. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan hubungan ayahnya, Presiden RI Pertama Ir. Soekarno dengan Wakil Presiden Pertama Mohammad Hatta, adalah persahabatan sejati. Bung Karno tak pernah memiliki wakil setelah Bung Hatta mundur.

Megawati menceritakan hubungan dua keluarga proklamator RI itu sangat-sangat dekat. Banyak yang menyebut bahwa hubungan keduanya, di akhir-akhir banyak perbedaan. Hingga Hatta mundur diri sebagai wakil presiden. "Tapi coba pikir, kenapa setelah itu bapak saya tak mau ada wakil presiden lagi? Karena dia tak mau ada wakil lagi. Tetapi cuma Pak Hatta. Itu persahabatan sejati," ujar Megawati, Kamis (12/8/2021) dalam webinar peringatan HUT Mohammad Hatta ke-119.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDIP, secara virtual melalui akun youtube resmi @bknp pdiperjuangan dan dihadiri putri Bung Hatta Meutia Farida Hatta. Baca juga: Bung Hatta, Koperasi dan Kemandirian Bangsa

Megawati bercerita persahabatan keduanya tetap erat, ketika sang ayah Ir. Soekarno menjadi tahanan oleh rezim Orde Baru, tanpa selembar kertas berisi status itu, keluarganya hendak menggelar pernikahan yakni, kakak Megawati, Guntur Soekarnoputra, yang hendak menikahi seorang Mojang Priangan. Baca juga: Profil Singkat Tiga Putri Bung Hatta, Ada yang Pernah Jadi Menteri

"Bayangkan ayah saya tak bisa hadir akibat peristiwa politik saat itu, meski tidak ada secarik kertas pun yang memberi status hukum bagaimana Bung Karno dikenakan tahanan rumah. Akhirnya ibu saya minta ke Pak Hatta dan Tante Rahmi mewakili, bisa tidak Pak Hatta mewakili keluarga Bung Karno? Spontan Pak Hatta bilang oke, kalian kan anak saya juga. Itu satu keindahan tersendiri," kata Megawati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Bangkit dari Kebangkrutan,...
Bangkit dari Kebangkrutan, Susanti Wijaya Kini Punya 1,2 Juta Followers dan Agency
Balogun Diselamatkan...
Balogun Diselamatkan FIFA, Belgia: Ini April Mop?
Berita Terkini
Kasus Suap Bupati Suhardiman...
Kasus Suap Bupati Suhardiman Amby, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Asrul Azis di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Roy Suryo Gugat Praperadilan...
Roy Suryo Gugat Praperadilan Lagi, Kuasa Hukum Jokowi: Tidak Logis, Statusnya Sudah Terdakwa
Nadiem Makarim Laporkan...
Nadiem Makarim Laporkan 4 Hakim Kasus Chromebook ke KY, Singgung Dugaan Manipulasi Fakta Sidang
Komisi VIII DPR: Ada...
Komisi VIII DPR: Ada Ancaman Besar jika LGBT Masif di Indonesia
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved