Menko Polhukam: Komnas HAM Rumpun Eksekutif tapi Bukan Bagian Kekuasaan

Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:26 WIB
loading...
Menko Polhukam: Komnas...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masuk dalam rumpun eksekutif. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masuk dalam rumpun eksekutif. Namun dalam pelaksanaan tugasnya, lembaga ini independen dan bukan bagian dari kekuasaan.

"Sikap pemerintah terhadap Komnas HAM sebagai berikut, ini official statement. Komnas HAM dirancang sebagai lembaga independen, Komnas HAM bukan bagian dari kekuasaan pemerintah yang dipimpin Presiden, Komnas HAM adalah lembaga independen," ujar Mahfud saat menjadi narasumber dalam acara virtual 'Peluncuran Laporan Tahunan Komnas HAM 2020', Kamis (12/8/2021). Baca juga: Komnas HAM Terima 2.841 Aduan Kasus dari Masyarakat Sepanjang Tahun 2020

Mahfud menjelaskan di Indonesia poros kekuasaan terbagi menjadi tiga. Mulai dari legislatif, eksekutif dan yudikatif. Komnas HAM, lanjut dia, tak masuk dalam rumpun legislatif dan yudikatif, tetapi eksekutif.

"Komnas HAM pasti bukan lembaga legislatif karena dia tidak membuat UU, Komnas HAM pasti bukan lembaga yudikatif karena dia tidak mengadili pelaksanaan atau pelanggaran terhadap UU. Tapi Komnas HAM ada di rumpun eksekutif, tetapi bukan bagian dari kekuasaan Presiden meskipun Presiden kepala eksekutif. Begitu desain konstitusionalnya," jelasnya.

Selain Komnas HAM, ada pula sejumlah lembaga negara yang masuk dalam rumpun eksekutif tapi dalam pelaksanaannya independen. Di antaranya yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ombudsman, hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Baca juga: Anies Dinilai Lebih Cocok Duet dengan AHY Ketimbang Puan

"Selain Komnas HAM ada KPK. KPK itu ada di rumpun eksekutif tapi bukan bagian dari eksektif yang dipimpin Presiden. KPU, ada di rumpun eksekutif tapi dia di luar kekuasaan Presiden, Bawaslu, Ombudsman, LPSK, itu semua ada di rumpun eksekutf tapi bukan bawahan Presiden. Didesain sebagai lembaga yang otonom," pungkas Mahfud.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Polemik Alumni LPDP...
Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Nikita Mirzani Minta Jaksa yang Tangani Kasusnya Diusut
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Berita Terkini
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
Infografis
Arkeolog Pecahkan Misteri...
Arkeolog Pecahkan Misteri Kutukan Firaun, Ternyata Bukan Sihir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved