Airlangga Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi lewat Kebijakan Partai

Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:39 WIB
loading...
Airlangga Dorong Peningkatan...
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan menegaskan, komitmen Partai Golkar dalam mendukung peningkatan kualitas demokrasi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pidato kebangsaan menegaskan, komitmen Partai Golkar dalam mendukung peningkatan kualitas demokrasi, Selasa 10 Agustus 2021.

Baca juga: Menteri Airlangga Sebut Hortikultura Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Menurut Airlangga , hal itu ditunjukkan dengan berbagai kebijakan dalam partai yang lebih terbuka, responsif, dan demokratis.

"Untuk meningkatkan kualitas kader partai. Partai Golkar telah mendirikan Golkar Institute sebagai ikhtiar untuk meningkatkan kualitas kader dengan tiga pilar kemampuan, yaitu ekonomi, politik, dan kepemimpinan," kata Airlangga.

Baca juga: Balitbang Golkar Sebut Pertumbuhan Ekonomi 7% Bukti Kinerja Baik Airlangga Hartarto

Partai politik sebagai pilar demokrasi, diharapkan dapat melahirkan SDM untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap politik. Hal itu menjadi instrumen untuk transformasi politik bagi generasi muda ke arah yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Mengutip hasil penelitian the economic intelligence unit, tentang demokrasi indeks di tahun 2020. Ada lima indikator penilaian yaitu prosses elektoral dan pluralisme, fungsi pemerintahan, partisipasi politik, kebebasan sipil, dan budaya politik.

Dalam rilis tersebut disebutkan, pandemi Covid-19 mempengaruhi kualitas demokrasi secara global, tak terkecuali indonesia. Laporan itu menyebutkan indonesia berada dalam kelompok negara demokrasi yang belum sempurna. Seperti negara-negara Asean lainnya.

Dalam kategori fungsi pemerintahan, Indonesia dengan skor 7,5 menunjukkan kinerja lebih baik dari median kebanyakan atau di angka 5,0 dari negara-negara di dunia.

Untuk indikator proses elektoral dan pluralisme, indonesia mendapat skor 7, 85 yang menunjukkan nilai yang baik. Demikian pula dalam hal partisipasi politik Indonesia mendapat skor 6,11.

"Kita mengalami penurunan dalam hal budaya politik dan kebebasan sipil. Budaya politik sangat penting untuk menopang bagi tumbuhnya demokrasi agar lebih berkualitas. Masih ada penilaian masyarakat kita yang kurang percaya atau bahkan tidak percaya terhadap efektifitas sistem demokrasi," ucap Airlangga.

Karena itu menurut Airlangga, pendidikan politik secara mendalam harus terus menerus kita kembangkan mulai dari tingkat elite hingga akar rumput.

"Dalam hal kebebasan sipil, kita harus meningkatan penghormatan atas kemajemukan, meningkatakan toleransi dalam kehidupan beragama dan penghargaan terhadap hak asasi manusia," tegasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Rekomendasi
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved