Kunjungan ke Klinik Terapi COVID-19, Satgas DPR Harap Bisa Diterapkan di Rumah Sakit
Selasa, 10 Agustus 2021 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan pandemi COVID-19 ini dapat menjadi momentum untuk mendukung para ilmuwan dalam negeri yang dapat menghasilkan obat dan alat kesehatan. Hal itu sesuai yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.
"Ini momentumnya. Kami semua di satgas akan mendukung siapa saja yang menghasilkan obat dan alkes dalam negeri yang berguna bagi penanganan pandemi COVID-19," kata Melki.
Sementara itu, ahli dari Klinik Hayandra, dr Karina F Moegni, SpBP menjelaskan secara singkat proses terapinya. Menurutnya, terapi ini bekerja untuk menurunkan badai sitokin dengan antiinflamasi yang terkandung di dalam trombosit pasien. Selain itu, diharapkan terjadi perbaikan sel-sel yang rusak akibat virus Corona.
Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, dia melanjutkan, pihaknya menemukan ada penurunan angka kematian pada pasien gejala berat hingga kritis. Baca juga: Update Pasien Covid di Rusun Pasar Rumput, 487 Dirawat 225 Laki-laki dan 262 Perempuan
"Sebelumnya COVID-19 terapi ini sudah banyak digunakan di seluruh Indonesia untuk banyak kasus termasuk antiaging, pain management, ortopedi dan lain-lain. Tapi indikasi untuk penggunaan COVID-19, ini yang baru," papar dr Karina.
"Ini momentumnya. Kami semua di satgas akan mendukung siapa saja yang menghasilkan obat dan alkes dalam negeri yang berguna bagi penanganan pandemi COVID-19," kata Melki.
Sementara itu, ahli dari Klinik Hayandra, dr Karina F Moegni, SpBP menjelaskan secara singkat proses terapinya. Menurutnya, terapi ini bekerja untuk menurunkan badai sitokin dengan antiinflamasi yang terkandung di dalam trombosit pasien. Selain itu, diharapkan terjadi perbaikan sel-sel yang rusak akibat virus Corona.
Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, dia melanjutkan, pihaknya menemukan ada penurunan angka kematian pada pasien gejala berat hingga kritis. Baca juga: Update Pasien Covid di Rusun Pasar Rumput, 487 Dirawat 225 Laki-laki dan 262 Perempuan
"Sebelumnya COVID-19 terapi ini sudah banyak digunakan di seluruh Indonesia untuk banyak kasus termasuk antiaging, pain management, ortopedi dan lain-lain. Tapi indikasi untuk penggunaan COVID-19, ini yang baru," papar dr Karina.
(kri)
Lihat Juga :