Partai Amanat Nasional Nggak Baper dengan Hasil Survei Indostrategic
Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan, para surveyor itu menjawab karena yang berperan penting adalah pergerakan para Caleg PAN, sehingga hasil Pemilu berbeda dengan hasil survei. "Lha, lalu apakah para caleg dari partai politik lain saat kampanye pemilu tidur-tiduran saja? Hehehe. Kan sama-sama bergerak berkompetisi mencari suara di Dapil," imbuhnya.
Dia pun melabeli survei yang memosisikan PAN berada di bawah itu aneh. "Beberapa kali 'hasil survei aneh untuk PAN' kita tanyakan kepada surveyor, tetapi mereka tidak dapat memberi penjelasan secara scientifik, logis, ilmiah. Mereka tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil survei yang diklaim telah melalui proses ilmiah akademis," kata Viva Yoga.
Maka itu, Yoga menjelaskan bahwa bagi PAN, apapun hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei tersebut tetap akan menjadi cermin evaluasi diri, sebagai input data bagi PAN untuk memperkaya informasi dalam membuat perencanaan strategis pemenangan pemilu 2024. PAN, lanjut dia, akan selalu mengapresiasi apa pun hasil lembaga survei.
Lebih lanjut dia mengatakan, PAN secara rutin dan berkala telah melakukan survei yang dilakukan oleh lembaga survei independen untuk mengetahui elektabilitas, prioritas program, dan variabel lain yang dibutuhkan partainya. "Dan hasil survei internal tersebut memang berbeda dengan rilis yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei sejak tahun 2004 sampai sekarang," pungkasnya.
Diketahui, dalam survei Indostrategic yang dirilis beberapa hari lalu, PDIP ada di urutan pertama dengan elektabilitas 18,5 persen. Kemudian, di posisi kedua Partai Gerindra dengan elektabilitas 11,5 persen. Di posisi ketiga terdapat Partai Demokrat dengan perolehan suara sebesar 8,9%. Sementara, PAN dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ada di posisi terbawah dengan eletktabilitas 1,5 persen.
Dia pun melabeli survei yang memosisikan PAN berada di bawah itu aneh. "Beberapa kali 'hasil survei aneh untuk PAN' kita tanyakan kepada surveyor, tetapi mereka tidak dapat memberi penjelasan secara scientifik, logis, ilmiah. Mereka tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil survei yang diklaim telah melalui proses ilmiah akademis," kata Viva Yoga.
Maka itu, Yoga menjelaskan bahwa bagi PAN, apapun hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei tersebut tetap akan menjadi cermin evaluasi diri, sebagai input data bagi PAN untuk memperkaya informasi dalam membuat perencanaan strategis pemenangan pemilu 2024. PAN, lanjut dia, akan selalu mengapresiasi apa pun hasil lembaga survei.
Lebih lanjut dia mengatakan, PAN secara rutin dan berkala telah melakukan survei yang dilakukan oleh lembaga survei independen untuk mengetahui elektabilitas, prioritas program, dan variabel lain yang dibutuhkan partainya. "Dan hasil survei internal tersebut memang berbeda dengan rilis yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei sejak tahun 2004 sampai sekarang," pungkasnya.
Diketahui, dalam survei Indostrategic yang dirilis beberapa hari lalu, PDIP ada di urutan pertama dengan elektabilitas 18,5 persen. Kemudian, di posisi kedua Partai Gerindra dengan elektabilitas 11,5 persen. Di posisi ketiga terdapat Partai Demokrat dengan perolehan suara sebesar 8,9%. Sementara, PAN dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ada di posisi terbawah dengan eletktabilitas 1,5 persen.
(zik)
Lihat Juga :