Biaya Ganti Cat Pesawat Kepresidenan Rp2 M, Faldo Maldini: Sudah Ada di APBN

Rabu, 04 Agustus 2021 - 05:30 WIB
loading...
Biaya Ganti Cat Pesawat...
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini.Foto/Istimewa/
A A A
JAKARTA - Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau pesawat BBJ 2 telah dilakukan pengecatan ulang, dari warna biru langit menjadi merah putih. Proses pengubahan warna tersebut bersamaan dengan perawatan rutin.

Berdasarkan sumber yang enggan disebutkan namanya, biaya perawatan rutin dan pengecatan ulang itu menghabiskan duit sekitar Rp2 miliar. Alhasil pengeluaran yang besar di tengah pandemi ini menuai kritik dari elemen masyarakat.

Merespons itu, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini , mengatakan perawatan rutin dan pengecatan ulang pesawat Kepresidenan ini sudah direncanakan sejak 2019 lalu. Bahkan pengeluaran dananya sudah tertuang dalam APBN.

"Ini bukan rencana baru, sudah dimulai sejak 2019, untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-75. Namun, Pesawat BBJ 2 itu servis sesuai rekomendasi pabrik jatuh pada 2021. Tadinya, itu satu paket sama beberapa armada lain yang sudah datang waktunya. Sekalian dicat, justru biar lebih efisien," kata Faldo saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (3/8/2021) malam.

Faldo mengklaim anggaran negara saat ini sudah difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19. Dengan demikian, pengeluaran Rp2 miliar untuk perawatan rutin dan pengecatan pesawat Kepresidenan tidak akan mengganggu alokasi yang sudah ditentukan. Baca: Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Ini Penjelasan Istana

"Anggaran saat ini sudah fokus pada pandemi, sesuai dengan aturan dan ketentuan Kementerian Keuangan. Rencana ini tentunya sudah ada juga di dalam APBN, jadi ya harus dilaksanakan," jelas politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Faldo menambahkan, perawatan rutin dan pengecatan pesawat RI 1 itu dikerjakan oleh industri dalam negeri. Dengan demikian anggaran yang dikeluarkan untuk proyek ini justru menggeliatkan perekonomian nasional, khususnya di bidang penerbangan yang selama ini terdampak pandemi Covid-19.

"Pemerintah pun percaya pada kualitas industri dalam negeri yang kerjakan ini. Di kala pandemi, belanja pemerintah dapat mendorong geliat sektor usaha, apalagi industri penerbangan, yang sangat terdampak pandemi. Naik pesawat sekarang, kan tidak semudah dulu lagi, jadi melambat itu semua, dari hulu sampai hilir," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, informasi pengubahan warna pesawat RI 1 dari biru langit ke merah putih diungkapkan penerbangan Alvin Lie. Mantan anggota Ombudsman ini menyebut negara berfoya-foya di tengah pandemi karena berani menggelontorkan duit Rp2,1 miliar untuk pengecatan ulang pesawat tersebut.

"Hari gini masih aja foya-foya ubah warna pesawat Kepresidenan. Biaya cat ulang pesawat setara B737-800 berkisar antara USD100 ribu sampai dengan 150 ribu. Sekitar Rp1,4 M sampai dengan Rp2,1 M," ujar Alvien dilihat dari akun Twitternya @alvinlie21.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Pesawat Kepresidenan...
Momen Pesawat Kepresidenan Dikawal 4 Unit F-16 dan 2 T50 Golden Eagle
Momen Pesawat Kepresidenan...
Momen Pesawat Kepresidenan Prabowo Dikawal F16 di Langit Yordania
Prabowo Gunakan 2 Pesawat...
Prabowo Gunakan 2 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri? Seskab Teddy: Tidak Benar
Kaesang Tolak Laporan...
Kaesang Tolak Laporan ABS, Faldo: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan 2029
Momen 6 Jet Tempur JF-17...
Momen 6 Jet Tempur JF-17 Thunder Pakistan Iringi Pesawat Kepresidenan Prabowo
PSI: Pak Jokowi Tidak...
PSI: Pak Jokowi Tidak Pernah Meresmikan Bandara IMIP
Viral Pabrik Esemka...
Viral Pabrik Esemka Terlihat Sepi, Berikut Beragam Komentar Netizen
Presiden Prabowo Bertolak...
Presiden Prabowo Bertolak ke Mesir, Hadiri KTT D-8
Melanjutkan 10 Tahun...
Melanjutkan 10 Tahun Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi ke Era Prabowo-Gibran
Rekomendasi
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Berita Terkini
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved