Ketua KPK Firli Bahuri Kukuhkan 78 Penyelidik dan 112 Penyidik
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
Upacara yang berlangsung secara daring dan luring ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Tercatat 50 orang penyidik dan penyelidik mengikutinya secara langsung di lokasi dan 140 pegawai lainnya mengikuti secara daring.
Firli menaruh harapan besar di pundak para pegawai KPK. Dirinya berharap meski dengan jumlah SDM yang terbatas, namun diharapkan tetap mampu memberikan daya upayanya untuk memberantas korupsi.
Para penyelidik dan penyidik yang hari ini dilantik juga diingatkan kembali oleh Firli, bahwa keberadaan KPK adalah untuk mewujudkan Tujuan Nasional bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Rakyat memberikan mandat kepada KPK untuk memberantas korupsi. Firli mengatakan, korupsi bukan sekadar kejahatan luar biasa yang merugikan keuangan dan perekonomian negara. Korupsi juga bisa menggagalkan tujuan negara yang kita cita-citakan.
"Pimpinan boleh saja silih berganti, tetapi yang pasti tugas pemberantasan korupsi tidak pernah berganti. Undang-undang boleh saja berubah, tetapi tugas pokok KPK jangan pernah terdegradasi," pungkas Firli.
Firli menaruh harapan besar di pundak para pegawai KPK. Dirinya berharap meski dengan jumlah SDM yang terbatas, namun diharapkan tetap mampu memberikan daya upayanya untuk memberantas korupsi.
Para penyelidik dan penyidik yang hari ini dilantik juga diingatkan kembali oleh Firli, bahwa keberadaan KPK adalah untuk mewujudkan Tujuan Nasional bangsa Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Rakyat memberikan mandat kepada KPK untuk memberantas korupsi. Firli mengatakan, korupsi bukan sekadar kejahatan luar biasa yang merugikan keuangan dan perekonomian negara. Korupsi juga bisa menggagalkan tujuan negara yang kita cita-citakan.
"Pimpinan boleh saja silih berganti, tetapi yang pasti tugas pemberantasan korupsi tidak pernah berganti. Undang-undang boleh saja berubah, tetapi tugas pokok KPK jangan pernah terdegradasi," pungkas Firli.
(zik)
Lihat Juga :