Jaga Semangat Otda dan Desentralisasi Fiskal, PKB Minta Masukan Kepala Daerah

Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:01 WIB
loading...
Jaga Semangat Otda dan...
Suasana FGD Rancangan Undang-Undang Hak Keuangan Pusat Daerah Fraksi PKB DPR, Selasa (3/8/2021)
A A A
JAKARTA - Pemerintah saat ini mengajukan Revisi Rancangan Undang-Undang Hak Keuangan Pusat Daerah (RUU HKPD). PKB memastikan akan mengunakan RUU HKPD sebagai upaya untuk kian mematangan semangat otonomi daerah maupun desentralisasi fiskal. (Baca Juga :SDM Berkualitas dan Desentralisasi Fiskal)

“Kami ingin memastikan jika revisi RUU HKPD akan tetap menjaga semangat otonomi daerah dan desentralisasi fiskal yang menjadi amanat dari reformasi. Maka kami meminta masukan dari para kepala daerah agar memberikan pandangan-pandangannya sehingga melalui revisi RUU HKPD kemandirian daerah segera terealisasi,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal saat membuka Focus Group Discussion (FGD) RUU HKPD bersama sejumlah kepala daerah secara virtual, Selasa (3/8/2021).

Selain Cucun Ahmad Syamsurijal, FGD RUU HKPD ini diikuti Sekretaris Fraksi PKB sekaligus Ketua Panja RUU HKPD Fathan Subchi, Wakil Gubernur Lampung Chusnuniah Halim, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Selain itu juga hadiri Bupati Blora Arief Rohman, Bupati Kudus Hartopo, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dan Bupati Mandailing Natal Jakfar Sukhairi. (Baca Juga :SDM Bidang Keuangan Masih Kurang untuk Perkuat Desentralisasi Fiskal)

Dia menjelaskan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal merupakan terobosan yang diidealkan bisa mempercepat pembangunan di tanah air. Kebijakan tersebut dilahirkan di masa reformasi sebagai koreksi atas sentralisasi pembangunan di masa orde lama dan orde baru. “Selama 23 reformasi berjalan kami melihat ada kecenderungan kurang harmonisnya hubungan pusat dan daerah khususnya dalam pengelolaan fiskal. Kami berharap dengan revisi RUU HKPD ini bisa ada harmonisasi yang bisa memperkuat kemandirian daerah,” ujarnya.

Cucun mengungkapkan revisi RUU HKPD merupakan momentum tepat untuk memperbaiki pelaksanaan desentralisasi fiskal yang menjadi salah satu elemen penting dari otonomi daerah. Menurutnya aspirasi dari para kepala daerah akan menjadi bahan penting bagi PKB untuk menyusun Daftar Inventaris Masalah (DIM) sehingga UU HKPD nantinya bisa lebih sempurna. “Kebetulan Ketua Panja RUU HKPD ini adalah Sekretaris Fraksi PKB sehingga diharapkan masukan dari para kepala daerah ini bisa segera ditindaklanjuti di tingkat Panja,” katanya.

Lebih jauh Cucun mengatakan PKB secara umum akan memperjuangkan beberapa hal penting dalam revisi RUU HKPD ini. Beberapa isu yang menjadi concern dari PKB meliputi perubahan nomenklatur pajak daerah dan restribusi daerah (PDRD) dalam rangka mendorong penerimaan daerah, perubahan skema alokasi transfer daerah (TKD) dan alokasi umum agar porsinya lebih besar untuk daerah, dan wacana dan bagi hasil sawit. Selain itu PKB juga akan mendorong adanya dana abadi daerah serta mendorong sinergi fiskal pusat dan daerah. “Beberapa isu ini menjadi concern PKB agar diakomodasi dalam RUU HKPD yang akan dibahas. Dengan FGD ini kami berharap akan mendapat masukan berharga dari kepala daerah sehingga kian memperkaya isu yang dibawah PKB dalam pembahasan RUU HKPD kedepan,” katanya.

Ketua Panja RUU HKPD Fathan Subchi mengatakan saat ini terus mencari masukan dari berbagai kalangan terkait substansi RUU HKPD. Panja RUU HKPD telah menerima masukan dari kalangan kampus, tokoh masyarakat, pakar otonomi daerah, hingga kelompok masyarakat sipil. “Masukan mereka termasuk dari para kepala daerah ini sangat penting dan strategis untuk mematangkan subtansi RUU HKPD. Kami sangat berterima kasih atas kesediaan bapak ibu semua,” katanya.

Fathan mengungkapkan ada banyak isu strategis dari drat RUU HKPD yang disampaikan oleh pemerintah. Beberapa isu strategis tersebut antara lain usulan perubahan skema DAU dari blockgrant menjadi spesifik grant, ada wacana penghilangan Batasan minimum dana bagi hasil untuk provinsi, hingga wacana penghilangan beberapa hak diskresi kepala daerah dalam pengelolaan keuangan. “Tentu isu-isu ini akan menarik untuk dibahas lebih dalam dan kami sangat berharap masukan dari para kepala daerah. Saat ini semua fraksi belum menyampaikan DIM terkait RUU HKPD kepada kami. Tetapi ada semangat yang sama yakni menolak upaya sentralisasi pengelolaan keuangan kembali oleh pusat,” pungkasnya.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala BGN Sebut Timnas...
Kepala BGN Sebut Timnas Kalah karena Kurang Gizi, DPR Nilai Dadan Hindayana Terlalu Lebay
Fraksi PKB Setujui RUU...
Fraksi PKB Setujui RUU TNI dengan 6 Syarat
Mudik Lebaran, Komisi...
Mudik Lebaran, Komisi VI DPR Minta BUMN Pastikan Kesiapan Jalan hingga Rest Area
Gelar Munas, Forkonas...
Gelar Munas, Forkonas DOB Lanjutkan Perjuangan Pemekaran Wilayah
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Komisi V DPR Dorong Keberpihakan Pemerintah
Pembangunan Daerah,...
Pembangunan Daerah, Investasi Datanglah
Desentralisasi Indonesia:...
Desentralisasi Indonesia: Divergen atau Konvergen?
Putusan Bebas Ronald...
Putusan Bebas Ronald Tanur Cederai Rasa Keadilan, Fraksi PKB Dukung JPU Kasasi
Road To Harlah PKB:...
Road To Harlah PKB: Garda Bangsa Gelar Stand Up Comedy Politik
Rekomendasi
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Berita Terkini
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
7 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
10 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
11 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
11 jam yang lalu
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
12 jam yang lalu
Indonesia Kirim Bantuan...
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar Senilai 1,2 Juta Dolar AS
14 jam yang lalu
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved