Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Ini Penjelasan Istana
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa perawatan rutin Pesawat BBJ 2 jatuh pada tahun 2021 merupakan perawatan Check C sesuai rekomendasi pabrik. Sehingga, tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan yang bernuansa Merah Putih sebagaimana telah direncanakan sebelumnya. "Waktunya pun lebih efisien, karena dilakukan bersamaan dengan proses perawatan," ujarnya.
Terkait dengan anggapan pemborosan anggaran negara, Heru kembali menjelaskan bahwa pengecatan pesawat ini telah direncanakan sejak tahun 2019. Alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN.
"Selain itu, sebagai upaya untuk pendanaan penanganan Covid, Kementerian Sekretariat Negara juga telah melakukan refocusing anggaran pada APBN 2020 dan APBN 2021, sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Menteri Keuangan," jelasnya.
Heru menambahkan bahwa proses perawatan dan pengecatan dilakukan di dalam negeri. "Sehingga secara tidak langsung, mendukung industri penerbangan dalam negeri, yang terdampak pandemi," pungkasnya.
Terkait dengan anggapan pemborosan anggaran negara, Heru kembali menjelaskan bahwa pengecatan pesawat ini telah direncanakan sejak tahun 2019. Alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN.
"Selain itu, sebagai upaya untuk pendanaan penanganan Covid, Kementerian Sekretariat Negara juga telah melakukan refocusing anggaran pada APBN 2020 dan APBN 2021, sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Menteri Keuangan," jelasnya.
Heru menambahkan bahwa proses perawatan dan pengecatan dilakukan di dalam negeri. "Sehingga secara tidak langsung, mendukung industri penerbangan dalam negeri, yang terdampak pandemi," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :