PKS Sarankan PPKM Level 4 Diperpanjang dan Diperluas

Senin, 02 Agustus 2021 - 11:47 WIB
loading...
PKS Sarankan PPKM Level...
Suasana pos sepi tanpa penjagaan petugas membuat para pengendara bebas melewati jalur penyekatan di masa PPKM Level 4 di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Kamis (29/7/2021). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Netty Ahmad Heryawan meminta kebijakan PPKM Level 4 yang akan berakhir pada hari ini bukan hanya diperpanjang. Ia berpendapat, pemerintah harus memperluas kebijakan tersebut.

"Nampaknya restriksi lewat PPKM bukan hanya diperpanjang namun perlu diperluas," kata Netty saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (2/8/2021).

Netty meminta pemerintah harus benar-benar melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM ini dengan memeriksa indikator laju penularan serta respons pemerintah dalam mengatasi penyebaran tersebut.

Sebab, Netty melihat angka kasus positif (positivity rate) Covid-19 di Indonesia masih di atas 26 persen. Angka ini, kata dia, masih jauh di atas dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO) yang telah menetapkan angka positivity rate sebesar 5 persen.

Baca juga: Pemerintah Perlu Pertimbangkan Masukan Pihak Terdampak PPKM

Belum lagi, kata dia, soal testing yang masih rendah, dengan jumlah spesimen yang diperiksa masih jauh sebagaimana yang telah ditargetkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni 400 ribu. Karena itu, Netty beranggapan bahwa perluasan terhadap PPKM harus dilakukan.

"PPKM Level 4 pada daerah-daerah yang positivity rate-nya tinggi, jauh di atas standar WHO, harus dilakukan karena lonjakan kasus sekarang bukan hanya terjadi di Pulau Jawa, tapi sudah terjadi di luar Pulau Jawa-Bali," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Suhud Alynudin Dikabarkan...
Suhud Alynudin Dikabarkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin, Begini Respons PKS
Penanganan Bencana Sumatera,...
Penanganan Bencana Sumatera, PKS Apresiasi TNI-Polri, BNPB dan Basarnas
Rekomendasi
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Berita Terkini
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved