Posting Video SBY Ambil Keputusan saat Jadi Presiden, Demokrat: Jelaskan ke Pihak yang Tak Setuju

Minggu, 01 Agustus 2021 - 16:34 WIB
loading...
Posting Video SBY Ambil...
Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief mengunggah sebuah potongan video SBY saat mengambil keputusan dalam kesempatan rapat. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief mengunggah sebuah potongan video Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) saat mengambil keputusan dalam kesempatan rapat.

Dalam video singkat yang diunggah Andi Arief, SBY mengatakan bahwa keputusan yang diambil atau kebijakan yang telah ditetapkannya itu merupakan yang terbaik untuk mencapapai tujuan, untuk mengatasi masalah, untuk kepentingan orang yang paling banyak, tidak bertentangan UUD. Melihat dari aspek tersebut, SBY pun memutuskan harus menjalankan kebijakan tersebut.

"Kepada yang tidak setuju, bisa dijelaskan mengapa ini diambil. Selalu ada risiko dan risiko itu harus diambil oleh pemimpin paling tinggi, saya. Menteri boleh menyarankan, wapres boleh memberikan pertimbangan. Tapi ketika saya ambil, sayalah yang harus ambil risiko, sayalah yang pertanggungjawabkan," kata SBY dalam video yang diunggah Andi Arief dalam akun Twitter-nya, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Pengamat: Mendoakan Balik SBY Lebih Baik Dibanding Memintanya Diam

Berkaca dari sikap SBY tersebut, Andi Arief menyebut bahwa setiap keputusan pasti ada risikonya. Ia melihat, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu merupakan sosok yang tidak mengindari risiko tanggung jawab atas keputusan yang diambil.

"Sampaikan penjelasan bagi yang tidak setuju. Jangan takut dijatuhkan," ujar Andi merujuk pernyataan SBY tersebut.

Baca juga: Luhut Bandingkan SBY dengan Habibie, Demokrat Ungkit Sikap Megawati saat Kalah Pemilu
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved