Mengharukan, TNI AL Makamkan Secara Militer Jasad Korban Pembantaian Tentara Belanda

Minggu, 01 Agustus 2021 - 08:33 WIB
loading...
Mengharukan, TNI AL...
TNI AL memakamkan kembali jasad para syuhada bangsa korban kekejaman tentara Belanda pada 1947. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hargai dan hormati jasa para Pahlawan Kusuma Bangsa, TNI Angkatan Laut (TNI AL) memakamkan kembali jasad para syuhada bangsa korban kekejaman tentara Belanda pada 1947 yang jasadnya telah menjadi tanah, ke komplek monumen perjuangan TNI AL Wana Samudera, Kalibakung, Tegal, Jawa Tengah dalam suatu upacara militer, Jumat 30 Juli 2021.

Sehari sebelumnya jasad para pejuang korban 70 tahun lalu yang berada di Bukit Tempeh digali untuk dipindahkan di tempat yang lebih layak di Wana Samudera. Penggalian makam yang merupakan tempat pembantaian para pejuang yang terdiri para ulama dan pejuang ALRI disaksikan keluarga para ahli waris. KH Muhammad Syafei Bin Mukti dan H. Yahya bin Sejan.

Upacara pemakaman para pejuang oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut Tegal yang dipimpin Letkol Marinir Ridwan Aziz, ini disaksikan para prajurit TNI Angkatan Laut, Kadisjarahal Laksamana Pertama TNI Supardi, Kadisbintalal Laksamana Pertama TNI Ian Heryawan, keluarga ahli waris dan Masyarakat serta para ulama dan tokoh masyarakat di antaranya Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (Habib Luthfi). Baca juga: Perkuat Armada Tempur, Wakasal Tinjau Pembuatan Kapal Patroli Cepat TNI AL

Informasi adanya makam yang merupakan tempat pembantaian didapatkan dari masyarakat bahwa pada 1947 telah terjadi pembantaian pihak tentara Belanda kepada para ulama dan pejuang ALRI. Menurut saksi mata Suwarno saat itu berusia sekitar 10 tahun melihat kejadian adanya ulama bersama pejuang ALRI diberondong senapan setelah sebelumnya disuruh menggali lobang. Baca juga: Soal Umrah 1443 H, Pemerintah dan Asosiasi Sepakat Prioritaskan Penanganan Covid-19

Hasil laporan tersebut ditindaklanjuti TNI AL dengan melaksanakan riset dan penelitian memang pada waktu itu telah terjadi bencana kemanusian berkaitan dengan pembantaian tersebut. Hasil dari penggalian di tempat tersebut ditemukan berupa proyektil dan bekas selongsong peluru dan ikat kepala yang masih tertinggal yang diyakini milik H. Yahya bin Sejan, hal ini diyakini para ahli warisnya bahwa waktu kejadian H. Yahya memakai ikat kepala yang ditemukan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Rekomendasi
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved