PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Tidak Ragu dalam Penanganan COVID-19
Selasa, 27 Juli 2021 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
“Pemerintah terus ingin bekerjasama dan di posisi mana Muhammadiyah bisa terus membantu, dan jika ada hal yang perlu diperbaiki dari sisi pemerintah dalam penanganan COVID-19 ini agar lebih bersinergi,” ujar Mahfud MD.
Muhammadiyah sendiri terlibat aktif sejak awal dalam menangani COVID-19 secara mandiri lewat 117 rumah sakit dan 167 perguruan tinggi Muhammadiyah yang ikut dalam penyelamatan jiwa.
Menurut pengurus PP Muhammdiyah, bila dihitung-hitung sudah sekitar satu triliun rupiah yang keluar dari dana organisasi untuk membantu penanganan COVID-19. Muhammadiyah terlibat aktif menangani COVID-19 baik dalam aspek kesehatan, keagamaan, maupun sosial ekonomi.
Adapun pertemuan Menko Polhukam dengan PP Muhammadiyah dilakukan secara daring. Mahfud mengatakan pertemuan silaturahmi tersebut dilakukan untuk membahas kesepahaman akan penanganan atas pandemi COVID-19 seperti yang sebelumnya juga dibahas dengan dua pengurus ormas lain yakni Ketua Umum Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI). Baca juga: Soal Bansos COVID-19, Ibas: Ojo Ngapusi Lan Ojo Dikorupsi
Hadir dalam pertemuan online tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan jajaran pengurus: Syafiq Mughni, Dadang Kahmad, Dahlan Rais, dan Agung Danarto. Sementara dari Kemenko Polhukam, Menko Mahfud hadir beserta Sesmenko, para Deputi, para Staf Ahli dan para Staf Khusus.
Muhammadiyah sendiri terlibat aktif sejak awal dalam menangani COVID-19 secara mandiri lewat 117 rumah sakit dan 167 perguruan tinggi Muhammadiyah yang ikut dalam penyelamatan jiwa.
Menurut pengurus PP Muhammdiyah, bila dihitung-hitung sudah sekitar satu triliun rupiah yang keluar dari dana organisasi untuk membantu penanganan COVID-19. Muhammadiyah terlibat aktif menangani COVID-19 baik dalam aspek kesehatan, keagamaan, maupun sosial ekonomi.
Adapun pertemuan Menko Polhukam dengan PP Muhammadiyah dilakukan secara daring. Mahfud mengatakan pertemuan silaturahmi tersebut dilakukan untuk membahas kesepahaman akan penanganan atas pandemi COVID-19 seperti yang sebelumnya juga dibahas dengan dua pengurus ormas lain yakni Ketua Umum Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI). Baca juga: Soal Bansos COVID-19, Ibas: Ojo Ngapusi Lan Ojo Dikorupsi
Hadir dalam pertemuan online tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan jajaran pengurus: Syafiq Mughni, Dadang Kahmad, Dahlan Rais, dan Agung Danarto. Sementara dari Kemenko Polhukam, Menko Mahfud hadir beserta Sesmenko, para Deputi, para Staf Ahli dan para Staf Khusus.
(kri)
Lihat Juga :