Jokowi: ASN Jangan Bergaya seperti Pejabat Zaman Kolonial

Selasa, 27 Juli 2021 - 10:47 WIB
loading...
Jokowi: ASN Jangan Bergaya seperti Pejabat Zaman Kolonial
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki semangat melayani masyarakat. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan, Aparatur Sipil Negara ( ASN ) harus memiliki semangat melayani masyarakat. Mereka tidak boleh bergaya seperti pejabat zaman kolonial yang justru meminta dilayani masyarakat.

"Setiap ASN harus mempunyai orientasi yang sama yaitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani, yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu. Itu tidak boleh lagi, bukan zamannya lagi," kata Jokowi dalam acara Core Values & Employer Branding yang digelar Kemenpan-RB secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Jokowi menegaskan, setiap ASN di mana pun bertugas harus memegang teguh nilai-nilai dasar yang mempunyai semoboyan yang sama. "ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama," katanya.

Baca juga: Goda Pejuang ASN, KitaLulus Buka CPNS & CPPPK Online Expo 2021

ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analisis kebijakan, sebagai administrator, juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. "Bahkan pegawai BUMN dan pegawai pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama," ucap Jokowi.

Presiden ingin setiap ASN mempunyai jiwa melayani dan membantu masyarakat. Karena itu ASN dilengkapi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan oleh negara. Otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa, dan negara serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah dunia yang penuh disrupsi.

"Peningkatan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi mutlak bagi ASN. Sebab, banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh satu dinas, oleh satu daerah, oleh satu kementerian atau lembaga maupun oleh satu keahlian dan satu disiplin ilmu," kata Jokowi.



Baca juga: Ridwan Kamil Paparkan Inovasi Aksi Tali Intan di Ajang Kompetisi Pelayanan Publik 2021
(abd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2486 seconds (11.97#12.26)