BMKG: Tojo Una Una Sulteng Telah Diguncang 9 Gempa Besar Sejak 1927
Selasa, 27 Juli 2021 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan bahwa gempa yang terjadi di Tojo Una Una menunjukkan pola mekanisme sesar turun atau normal fault. "Namun, gempa yang terjadi pada siang hari tadi dan malam ini menunjukkan sebuah pola mekanisme sesar turun atau normal fault. Ini bisa jadi memang dalam setiap kasus jalur sesar mendatar itu ada pola-pola yang menyebabkan terjadinya sesar turun kemudian juga ada fenomena pull apart," katanya.
Baca juga: Gempa M 6,5 Guncang Sulteng, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah Cari Lokasi Aman
"Sehingga pada jalur sesar mendatar itu bisa terjadi mekanisme turun seperti halnya sesar di Sumatera itu sesar geser, tetapi ada graben Semangko. Ini adalah sebuah hal fenomena yang biasa," paparnya.
Daryono juga mengatakan bahwa di kawasan ini masih minim penelitian, sehingga perlu dikembangkan untuk mempelajari kajian risiko dan bahaya gempa bumi ke depan.
"Tapi yang pasti kawasan ini memang masih minim diteliti. Sehingga penting bagi para ahli kebumian untuk meneliti kawasan ini agar kita bisa mempelajari kajian risiko dan bahaya gempa bumi secara lebih detail karena memang kawasan ini akan berkembang menjadi masif kedepan. Sehingga aspek-aspek mitigasi harus kita kembangkan," kata Daryono.
Baca juga: Gempa M 6,5 Guncang Sulteng, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah Cari Lokasi Aman
"Sehingga pada jalur sesar mendatar itu bisa terjadi mekanisme turun seperti halnya sesar di Sumatera itu sesar geser, tetapi ada graben Semangko. Ini adalah sebuah hal fenomena yang biasa," paparnya.
Daryono juga mengatakan bahwa di kawasan ini masih minim penelitian, sehingga perlu dikembangkan untuk mempelajari kajian risiko dan bahaya gempa bumi ke depan.
"Tapi yang pasti kawasan ini memang masih minim diteliti. Sehingga penting bagi para ahli kebumian untuk meneliti kawasan ini agar kita bisa mempelajari kajian risiko dan bahaya gempa bumi secara lebih detail karena memang kawasan ini akan berkembang menjadi masif kedepan. Sehingga aspek-aspek mitigasi harus kita kembangkan," kata Daryono.
(abd)
Lihat Juga :