Serma KKO (Purn) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Meninggal Dunia
Senin, 26 Juli 2021 - 19:48 WIB
loading...
Serma KKO (Purn) TNI Angkatan Laut (AL) H. Samuri,82, salah satu pelaku sejarah yang terlibat dalam peristiwa pengangkatan jenazah korban G-30-S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur meninggal dunia. Foto/Pen Kormar
A
A
A
JAKARTA - Serma KKO (Purnawirawan) TNI Angkatan Laut (AL) H. Samuri,82, salah satu pelaku sejarah yang terlibat dalam peristiwa pengangkatan jenazah korban G-30-S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur meninggal dunia pada Senin (26/7/2021) sekitar pukul 06.15 WIB.
Samuri meninggal dunia di kediamannya di Jalan Dinoyo Tangsi I/16, No.7, Surabaya, Jawa Timur karena sakit. Almarhum meninggalkan empat putri dan satu putra.
Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, menyatakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu putera terbaik bangsa ini, Serma KKO (Purn) H. Samuri. “Beliau adalah prajurit pejuang yang berdedikasi dan loyalitas tinggi yang patut diteladani bagi para generasi penerus,” ungkap Dankormar. Baca juga: Pelda KKO Evert Julius, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Meninggal
Sebagai wujud perhatian seorang pimpinan, Dankormar serta Pejabat Utama Mako Kormar berkesempatan menjenguk langsung di kediaman almarhum beberapa waktu lalu. Saat itu, Almarhum masih bisa berkomunikasi secara verbal dengan terbaring di tempat tidur, karena menderita sakit strok dan diabetes. Almarhum merupakan salah satu prajurit yang ditugaskan Komandan KKO AL atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal KKO Hartono untuk mengangkat tujuh perwira tinggi dan perwira pertama TNI AD yang menjadi korban tragedi G-30-S/PKI pada 30 September 1965 di Lubang Buaya.
Samuri meninggal dunia di kediamannya di Jalan Dinoyo Tangsi I/16, No.7, Surabaya, Jawa Timur karena sakit. Almarhum meninggalkan empat putri dan satu putra.
Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, menyatakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya salah satu putera terbaik bangsa ini, Serma KKO (Purn) H. Samuri. “Beliau adalah prajurit pejuang yang berdedikasi dan loyalitas tinggi yang patut diteladani bagi para generasi penerus,” ungkap Dankormar. Baca juga: Pelda KKO Evert Julius, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Meninggal
Sebagai wujud perhatian seorang pimpinan, Dankormar serta Pejabat Utama Mako Kormar berkesempatan menjenguk langsung di kediaman almarhum beberapa waktu lalu. Saat itu, Almarhum masih bisa berkomunikasi secara verbal dengan terbaring di tempat tidur, karena menderita sakit strok dan diabetes. Almarhum merupakan salah satu prajurit yang ditugaskan Komandan KKO AL atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Korps Marinir TNI AL, Mayor Jenderal KKO Hartono untuk mengangkat tujuh perwira tinggi dan perwira pertama TNI AD yang menjadi korban tragedi G-30-S/PKI pada 30 September 1965 di Lubang Buaya.

Lihat Juga :