Pelonggaran PPKM Level 4, Puan Ingatkan Pemerintah Jangan Telat Injak Rem
Senin, 26 Juli 2021 - 14:14 WIB
loading...
Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk ekstra berhati-hati terkait perpanjangan dan pelonggaran PPKM Level 4. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk ekstra berhati-hati terkait perpanjangan PPKM Level 4 sekaligus pelonggarannya untuk sektor usaha kecil. Sebab, dari hasil evaluasi yang disampaikan pemerintah, terdapat sejumlah indikator penularan yang belum turun.
“Meski sudah ada tren penurunan, misalnya pada penambahan kasus dan positivity rate, namun di beberapa daerah indikator tersebut justru masih meningkat. Begitu juga angka kematian, di sejumlah wilayah masih meningkat signifikan. Di sini pemerintah harus ekstra hati-hati,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).
Menurut Puan, PPKM Level 4 dengan segala penyesuaiannya ke depan harus mampu menurunkan semua indikator laju penularan, termasuk angka kematian saat isolasi mandiri. “Pemda tidak boleh beralasan kematian tinggi karena banyak pasien isoman tidak lapor. Justru di situlah tugas aparat pemda yang dibantu masyarakat untuk terus memantau kondisi wilayahnya selama PPKM Level 4 diterapkan,” tukasnya. Baca juga: Jokowi Sebut Pandemi Akan Lebih Panjang Karena Varian Baru Covid-19
Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini menjelaskan, pemerintah ke depan harus lebih responsif dan sigap terhadap setiap perubahan kondisi penularan yang terjadi. Dalam strategi gas dan rem yang dipakai pemerintah, kalau PPKM Level 4 diperlonggar (untuk sektor usaha kecil), berarti pemerintah sudah kembali menginjak gas, meski belum sepenuhnya melepas rem. “Tindakan pemerintah dalam mengubah mode ‘gas’ atau ‘rem’ ini tidak boleh telat, tidak boleh kalah cepat dengan fluktuasi penularan virus itu sendiri. Artinya, kalau sudah mulai ngegas, jangan sampai lupa ngerem,” tegas Puan.
Oleh karena itu, kata politikus PDIP ini, dalam situasi seperti ini data laju penularan menjadi instrumen yang sangat vital dalam mengambil setiap kebijakan pemerintah ke depan. Dia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mempermainkan data. “Dalam situasi krusial ini, jangan pernah sekali-kali mempermainkan data, misalnya dengan menurunkan testing agar laju penularan seolah-olah tampak terkendali,” tegas putri Megawati Soekarnoputri ini.
Oleh karena itu, legislator Dapil Jawa Tengah V ini meningatkan pemerintah untuk terus meningkatkan tes, pelacakan dan juga tempat-tempat isolasi terpusat. “Dalam kondisi seperti ini, penurunan jumlah testing dan tracing tidak boleh terjadi dengan alasan apapun,” pintanya. Baca juga: Hari Pertama Perpanjangan PPKM Level 4, Penumpang KRL Naik 20-25%
“Meski sudah ada tren penurunan, misalnya pada penambahan kasus dan positivity rate, namun di beberapa daerah indikator tersebut justru masih meningkat. Begitu juga angka kematian, di sejumlah wilayah masih meningkat signifikan. Di sini pemerintah harus ekstra hati-hati,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).
Menurut Puan, PPKM Level 4 dengan segala penyesuaiannya ke depan harus mampu menurunkan semua indikator laju penularan, termasuk angka kematian saat isolasi mandiri. “Pemda tidak boleh beralasan kematian tinggi karena banyak pasien isoman tidak lapor. Justru di situlah tugas aparat pemda yang dibantu masyarakat untuk terus memantau kondisi wilayahnya selama PPKM Level 4 diterapkan,” tukasnya. Baca juga: Jokowi Sebut Pandemi Akan Lebih Panjang Karena Varian Baru Covid-19
Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini menjelaskan, pemerintah ke depan harus lebih responsif dan sigap terhadap setiap perubahan kondisi penularan yang terjadi. Dalam strategi gas dan rem yang dipakai pemerintah, kalau PPKM Level 4 diperlonggar (untuk sektor usaha kecil), berarti pemerintah sudah kembali menginjak gas, meski belum sepenuhnya melepas rem. “Tindakan pemerintah dalam mengubah mode ‘gas’ atau ‘rem’ ini tidak boleh telat, tidak boleh kalah cepat dengan fluktuasi penularan virus itu sendiri. Artinya, kalau sudah mulai ngegas, jangan sampai lupa ngerem,” tegas Puan.
Oleh karena itu, kata politikus PDIP ini, dalam situasi seperti ini data laju penularan menjadi instrumen yang sangat vital dalam mengambil setiap kebijakan pemerintah ke depan. Dia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mempermainkan data. “Dalam situasi krusial ini, jangan pernah sekali-kali mempermainkan data, misalnya dengan menurunkan testing agar laju penularan seolah-olah tampak terkendali,” tegas putri Megawati Soekarnoputri ini.
Oleh karena itu, legislator Dapil Jawa Tengah V ini meningatkan pemerintah untuk terus meningkatkan tes, pelacakan dan juga tempat-tempat isolasi terpusat. “Dalam kondisi seperti ini, penurunan jumlah testing dan tracing tidak boleh terjadi dengan alasan apapun,” pintanya. Baca juga: Hari Pertama Perpanjangan PPKM Level 4, Penumpang KRL Naik 20-25%
Lihat Juga :