Patuh Jadi Contoh, Pengusaha Ini Gratiskan Hotelnya Jadi Tempat Isoman
Sabtu, 24 Juli 2021 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
Bukan hanya bangunan hotel, Bob Bee Builder yang dikenal hobi makan hidangan extreme ini juga tengah menyiapkan beberapa peralatan medis antara lain tabung oksigen. Khusus untuk tabung oksigen, Bob Bee Builder mengambil persediaan tabung oksigen dari beberapa tempat usaha miliknya.
Tabung-tabung oksigen tersebut dapat digunakan langsung oleh masyarakat saat Pemprov Jambi mulai mengoperasikan hotelnya sebagai tempat isoman. “Infonya kan (tabung oksigen) saat ini langka, saya ambil saja dari beberapa tempat usaha saya yang lainnya, untuk di standby kan di sini,” ungkap Bob Bee.
Ternyata bukan kali pertama Bob Bee Builder terlibat dalam upaya bersama menekan sebaran COVID-19 di Indonesia. Sebelumnya, ia telah melakukan beberapa kegiatan lain untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi COVID-19. Baca juga: Pengusaha Jambi Ini Relakan Hotelnya Jadi Faskes dan Tempat Isoman
“Awal-awal COVID-19 saya ikut sosialisasikan protokol kesehatan 3 M, bagi-bagi masker gratis yang saat itu langka dan mahal harganya. Lalu saya memberdayakan UMKM lokal untuk membuat alat atau tempat cuci tangan tanpa disentuh, yang saya bagi-bagikan gratis ke masyarakat dan ditempatkan di beberapa titik keramaian,” pungkasnya.
Tabung-tabung oksigen tersebut dapat digunakan langsung oleh masyarakat saat Pemprov Jambi mulai mengoperasikan hotelnya sebagai tempat isoman. “Infonya kan (tabung oksigen) saat ini langka, saya ambil saja dari beberapa tempat usaha saya yang lainnya, untuk di standby kan di sini,” ungkap Bob Bee.
Ternyata bukan kali pertama Bob Bee Builder terlibat dalam upaya bersama menekan sebaran COVID-19 di Indonesia. Sebelumnya, ia telah melakukan beberapa kegiatan lain untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi COVID-19. Baca juga: Pengusaha Jambi Ini Relakan Hotelnya Jadi Faskes dan Tempat Isoman
“Awal-awal COVID-19 saya ikut sosialisasikan protokol kesehatan 3 M, bagi-bagi masker gratis yang saat itu langka dan mahal harganya. Lalu saya memberdayakan UMKM lokal untuk membuat alat atau tempat cuci tangan tanpa disentuh, yang saya bagi-bagikan gratis ke masyarakat dan ditempatkan di beberapa titik keramaian,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :