Lewat Pelatihan, LAN Siapkan Pemimpin yang Tangguh di Masa Pandemi
Jum'at, 23 Juli 2021 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, menurut Adi Suryanto dengan adanya digital disruption saat ini, seorang pemimpin juga harus mengikuti perkembangan tersebut. Untuk itu, dengan berbekal digital literasi yang cukup, seorang pemimpin tidak akan tertinggal jauh dengan generasi Millenial yang sangat akrab dengan teknologi.
"Tentu saja tidak untuk bersaing dengan mereka. Justru kita harus memberikan kesempatan kepada generasi Millenial, dan meletakkan pondasi yang kokoh kepada mereka, dalam rangka mewujudkan World Class Beuraucracy," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Kepala LAN menyampaikan harapannya kepada para Peserta untuk selalu menjaga harmonisasi hubungan antara satu sama lainnya dengan baik, saling mengingatkan, saling membantu, saling memperhatikan, saling bertegur sapa, membangun semangat yang tinggi, serta bersikap tenang dan rileks selama pembelajaran.
"Dalam konsep PKN Tingkat II, tidak ada obyek pembelajaran. Seluruh Peserta adalah pelaku pembelajaran, semuanya adalah narasumber. Saya berharap pelatihan ini berjalan lancar dan selesai dengan baik," ucap Adi Suryanto.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kaltim, Isran Noor juga menyampaikan harapannya agar para Peserta PKN Tingkat II bisa meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan ini, agar dapat merumuskan strategi kepemimpinan, menyusun kebijakan yang efektif, dan daya inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, serta mencapai visi dan misi instansinya masing-masing.
"Tentu saja tidak untuk bersaing dengan mereka. Justru kita harus memberikan kesempatan kepada generasi Millenial, dan meletakkan pondasi yang kokoh kepada mereka, dalam rangka mewujudkan World Class Beuraucracy," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Kepala LAN menyampaikan harapannya kepada para Peserta untuk selalu menjaga harmonisasi hubungan antara satu sama lainnya dengan baik, saling mengingatkan, saling membantu, saling memperhatikan, saling bertegur sapa, membangun semangat yang tinggi, serta bersikap tenang dan rileks selama pembelajaran.
"Dalam konsep PKN Tingkat II, tidak ada obyek pembelajaran. Seluruh Peserta adalah pelaku pembelajaran, semuanya adalah narasumber. Saya berharap pelatihan ini berjalan lancar dan selesai dengan baik," ucap Adi Suryanto.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kaltim, Isran Noor juga menyampaikan harapannya agar para Peserta PKN Tingkat II bisa meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan ini, agar dapat merumuskan strategi kepemimpinan, menyusun kebijakan yang efektif, dan daya inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, serta mencapai visi dan misi instansinya masing-masing.
Lihat Juga :