Gus Muhaimin Ungkap Tiga Agenda Besar 23 Tahun PKB

Jum'at, 23 Juli 2021 - 20:08 WIB
loading...
Gus Muhaimin Ungkap...
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) saat sambutan dalam rangka peringatan Hari Lahir PKB ke 23 secara virtual, Jumat (23/7/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengaku bersyukur dengan seluruh capaian PKB yang semakin membaik dalam usia yang kini menginjak 23 tahun.

Hal itu disampaikannya saat sambutan dalam rangka peringatan Hari Lahir PKB ke 23 secara virtual, Jumat (23/7/2021). (Baca juga: Minta PKB dan NU Makin Solid Hadapi 2024, Said Aqil: Bukan Saatnya Lagi Tegang-tegangan)

"Kita tentu saja berbangga tepat 23 tahun PKB berkiprah dan mengabdi untuk Indonesia. 23 tahun PKB lalu dideklarasikan para Ulama, para Kiai Nahdlatul Ulama. Para pendiri PKB adalah orang-orang pilihan, punya komitmen, dan tanggung jawab kepada Indonesia," kata Gus Muhaimin.

Baca juga: Harlah ke-23, Cak Imin Pamer PKB Tak Lagi Partai Papan Tengah

Menurut Gus Muhaimin, komitmen para deklarator PKB yang tanpa pamrih adalah kekuatan PKB yang genuine dalam memperjuangkan keislaman, keindonesiaan, dan kebangsaan. Komitmen inilah yang disebut Gus Muhaimin membuat PKB langgeng, kuat, dan terus naik signifikan.

Baca juga: Prihatin Lonjakan Covid-19, Wabendum PKB Gelar Aksi Melayani Isoman

Bersama dengan kelahiran PKB, Wakil Ketua DPR RI itu mengutarakan tiga agenda 23 tahun PKB. Pertama, seluruh kader PKB harus memiliki memperkuat peran dan kehadiran mereka di tengah masyarakat. Menurut Gus Muhaimin, setiap kader PKB memikul tanggungjawab yang diuji langsung oleh rakyat.

"Kader PKB pandai-pandailah berperan di semua level. PKB harus menjadi pendorong keberhasilan pemerintah mengatasi keadaan sulit saat ini. Kita harus menyuguhkan jalan penyeimbang mengatasi problem bangsa di masa sulit," tutur Gus Muhaimin.

Kedua, lanjut Gus Muhaimin, penguatan dan penyempurnaan sistem politik baru. Dia menyatakan, salah satu agenda penyempurnaan sistem politik PKB adalah dengan penguatan legislatif di semua tingkatan sebagai bagian dari upaya mensinergikan program-program nasional hingga efektif di tingkat daerah.

"Agenda mendesak adalah membangun demokrasi yang bermartabat, bermanfaat, yang memberi hasil langsung dan nyata dinikmati masyarakat. Bukan demokrasi untuk euphoria dan hanya untuk kepentingan penguasa belaka, tetapi demokrasi yang produktif, dan demokrasi yang menghasilkan percepatan, keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan," ungkapnya.

Ketiga, Gus Muhaimin berpesan PKB harus memperbanyak kader militan yang tangguh dan siap memimpin jabatan publik. Upaya ini harus dimenej dengan baik, mulai dari pembentukan kapasitas dan kemapuan setiap kader PKB yang akan mengisi jabatan publik. Menurutnya jabatan publik tanpa ada persiapan matang, skil dan cara kerja yang terus diupgrade akan ketinggalan.

"Sudah eranya berubah, tantangannya berubah, (tentu saja) skil dan cara kerja jabatan publik juga harus berubah. Kapasitas politisi-politisi PKB mutlak harus mengalami perubahan. Persiapkan diri anda dan kita semua menyongsong era dan tantangan yang benar-benar berubah, tantangan yang betul-betul sulit, dan tidak seperti yang kita bayangkan secara normatif," tukas Gus Muhaimin.

Sebagai informasi, doa dan syukur harlah 23 tahun PKB juga dihadiri oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj, Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Dimyati Rois, Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH. Manarul Hidayah, Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH. Saifullah Maksum, jajaran pengurus DPP PKB, serta ribuan kader PKB di seluruh Indonesia yang mengikuti secara virtual.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved