Bersiap New Normal

Kamis, 28 Mei 2020 - 06:03 WIB
loading...
A A A
“Karena itu, tadi cukup hanya cukup panjang kami mendiskusikan apakah harus kita lakukan pengukuran hanya di pintu gerbang atau selama berada di dalam kita pantau menggunakan peralatan yang memungkinkan secara teknologi memantau indikasi orang yang bersuhu tubuh tinggi. Ini masih menjadi beberapa alternatif yang harus kita cari solusinya,” papar Yuri.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR, Irwan, menilai rencana new normal yang digulirkan Jokowi sebagai bentuk kekalahan pemerintah terhadap pandemi corona. Dalam pandangannya, new normal sesungguhnya diterapkan setelah melewati puncak dan kurvanya terus turun melandai, mendekati situasi normal sebelum pandemi. “Itu baru tepat dikatakan new normal jika situasinya masih seperti sekarang, maka new normal adalah bendera putih pemerintah,” sebut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat itu.

Perlu Komitmen Bersama

Relawan nonmedis, Vanessa Surya, menegaskan perlunya komitmen bersama, dari pimpinan pusat sampai masyarakat yang ada di bawah, untuk menjalankan adaptasi pada new normal. “Saya sangat berharap masyarakat di new normal nanti bisa paham, setidaknya ketika physical distancing, pakai masker, cuci tangan pakai sabun tanpa harus diingetin lagi,” ungkap Vanessa di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, kemarin. (Baca juga: Sandiaga Uno: UMKM Harus Diprioritaskan di Era New Normal)

Peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah saat ini semata-mata untuk menyelamatkan dan meminimalkan jumlah korban Covid-19. Namun, kata Vanessa, peraturan yang dibuat akan sia-sia jika tidak ada kesadaran dari masyarakat. “Sebenarnya di tahap saat ini ketika kita sudah mencapai lebih dari 20.000 kasus positif seharusnya sudah menjadi kesadaran orang-orang, tanpa perlu diingatkan lagi. Seharusnya kalau bisa berpikir bisa memahami pentingnya physical distancing dan sebahaya apa,” ujarnya.

Relawan Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Tirta Mandira Hudhi, menegaskan bahwa virus korona tidak bisa hilang secara total. Karena itu, adaptasi new normal dibutuhkan, namun harus sesuai dengan protokol kesehatan. “Nah new normal ini yang penting. Satu menetapkan segala sesuatu protokol kesehatan yang sudah diajarkan oleh Gugus Tugas dari bulan Maret yaitu pakai masker, entah itu kain, yang medis pakai masker medis, lalu cuci tangan terus di setiap waktu, hindari menyentuh mulut mata dan hidung, tetap jaga jarak,” katanya. (Dita Angga/Binti Mufarida/Kiswondari)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Tuding OCCRP Proksi...
Tuding OCCRP Proksi untuk Sudutkan Jokowi, Joman: Kita Pantas Curiga!
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Berita Terkini
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
Ajudan Ayatollah Ali...
Ajudan Ayatollah Ali Khamenei: Iran Bersiap Serang Israel Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved