Pamdal DPR hingga Driver Ojol Bakal Dapat Daging Kurban dari Wakil Rakyat
Selasa, 20 Juli 2021 - 12:05 WIB
loading...
Daging kurban. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengatakan bahwa MPR, DPR, dan DPD RI akan menggelar penyembelihan hewan kurban pada Rabu (21/7) besok pagi, melalui Korpri dan Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Daging kurban akan dibagikan kepada pamdal hingga driver ojol .
Menurut Indra, terdapat 13 ekor sapi dan 18 ekor kambing yang disumbangkan oleh pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI serta Fraksi-fraksi. Pemotongan akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan kehadiran yang sangat terbatas.
"Jadi memang sangat disederhanakan cara pemotongannya, kita lakukan tidak seperti tahun-tahun lalu, jadi itu hanya yang melakukan kurban. Kemudian prosesi semua pemotongan dilakukan pihak ketiga yang profesional dengan protokol kesehatan yang ketat. Karena ini menyangkut tanggung jawab yang sudah dilakukan," ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/7/2021).
Baca juga: Penyembelihan Hewan Kurban di Kompleks Parlemen Dilakukan Besok Pagi
Indra mengatakan, informasi kurban ini sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelum PPKM Darurat. "Jadi kita tetap laksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat yang saya sampaikan tadi," katanya.
Menurut Indra, terdapat 13 ekor sapi dan 18 ekor kambing yang disumbangkan oleh pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI serta Fraksi-fraksi. Pemotongan akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan kehadiran yang sangat terbatas.
"Jadi memang sangat disederhanakan cara pemotongannya, kita lakukan tidak seperti tahun-tahun lalu, jadi itu hanya yang melakukan kurban. Kemudian prosesi semua pemotongan dilakukan pihak ketiga yang profesional dengan protokol kesehatan yang ketat. Karena ini menyangkut tanggung jawab yang sudah dilakukan," ujarnya saat dihubungi, Selasa (20/7/2021).
Baca juga: Penyembelihan Hewan Kurban di Kompleks Parlemen Dilakukan Besok Pagi
Indra mengatakan, informasi kurban ini sudah disampaikan jauh-jauh hari sebelum PPKM Darurat. "Jadi kita tetap laksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat yang saya sampaikan tadi," katanya.
Lihat Juga :