Respons Arahan Jokowi, Risma Cek Langsung Penyaluran Bansos
Senin, 19 Juli 2021 - 21:10 WIB
loading...
Menteri Sosial, Tri Rismaharini meninjau secara langsung para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST di Kota Gudeg, Yogyakarta. Foto/Kemensos
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) RI mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) guna membantu masyarakat rentan yang terdampak pandemi, khususnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sesuai Arahan Presiden Joko Widodo agar para menteri terkait mengakselerasi penyaluran bansos.
Baca juga: Sepanjang PPKM Darurat, BTN Sudah Salurkan Bansos Rp433,775 Miliar
Pada pelaksaannya, Menteri Sosial, Tri Rismaharini meninjau secara langsung para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST di Kota Gudeg, Yogyakarta. Ia pun menemui beberapa warga dan sempat berdialog. "Apa sampeyan sudah menerima BST?, tanya Mensos, dikutip dalam rilis Kemensos, Senin,(19/07/2021).
"Alhamdulillah sampun (sudah) Bu menerima Rp 600 ribu, "ucap Sari Bardani warga RT 25 RW 7, Ngupasan Kota Yogyakarta. Lalu Mensos turut menanyakan hal sama kepada warga, Yani (40) yang tercatat sebagai penerima PKH
saat melakukan pengecekan di tempat yang lainnya.
“Apakah ada pemotongan saat pencairan bansos?" tanya Mensos. “Tidak ada sama sekali pemotongan. Saya utuh menerimaanya Bu,”jawabnya.
Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Segera Salurkan Bansos Senilai Rp15,08 Triliun
Dalam memastikan pengecekan di lapangan kepada penerima bansos BST, BPNT dan PKH, Mensos langsung memfoto KTP dan kartu identitas penerima bansos tersebut.
Sebelumnya pada bulan Juli 2021, di Yogyakarta tercatat menyalurkan sebanyak 186.017 KPM PKH, 124.700 KPM BST, dan BPNT/Kartu Sembako sejumlah 383,220 KPM. Bantuan-bantuan bansos tersebut diproses penyalurannya kepada KPM.
Mensos Risma juga berpesan bahwa pihaknya segera bertindak tegas kepada para pendamping yang main-main dan mengingatkan agar mereka dapat menjalankan amanat yang memberikan informasi kepada KPM bansos dengan jujur.
"Terima kasih kepada pendamping yang telah jujur dan mengawal bansos hingga sampai kepada penerima. Bagi warga jika ada yang main-main dengan bansos, lapor saya aja, nanti tak tindak tegas!," papar Mensos Risma.
Selain itu, Kemensos bekerja sama dengan Perum Bulog menyalurkan paket beras 10 kg untuk 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST dan bantuan beras sebanyak 5 kg khusus bagi masyarakat pekerja sektor informal di Jawa-Bali yang tidak dapat bekerja akibat pembatasan kegiatan PPKM Darurat.
Baca juga: Sepanjang PPKM Darurat, BTN Sudah Salurkan Bansos Rp433,775 Miliar
Pada pelaksaannya, Menteri Sosial, Tri Rismaharini meninjau secara langsung para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST di Kota Gudeg, Yogyakarta. Ia pun menemui beberapa warga dan sempat berdialog. "Apa sampeyan sudah menerima BST?, tanya Mensos, dikutip dalam rilis Kemensos, Senin,(19/07/2021).
"Alhamdulillah sampun (sudah) Bu menerima Rp 600 ribu, "ucap Sari Bardani warga RT 25 RW 7, Ngupasan Kota Yogyakarta. Lalu Mensos turut menanyakan hal sama kepada warga, Yani (40) yang tercatat sebagai penerima PKH
saat melakukan pengecekan di tempat yang lainnya.
“Apakah ada pemotongan saat pencairan bansos?" tanya Mensos. “Tidak ada sama sekali pemotongan. Saya utuh menerimaanya Bu,”jawabnya.
Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Segera Salurkan Bansos Senilai Rp15,08 Triliun
Dalam memastikan pengecekan di lapangan kepada penerima bansos BST, BPNT dan PKH, Mensos langsung memfoto KTP dan kartu identitas penerima bansos tersebut.
Sebelumnya pada bulan Juli 2021, di Yogyakarta tercatat menyalurkan sebanyak 186.017 KPM PKH, 124.700 KPM BST, dan BPNT/Kartu Sembako sejumlah 383,220 KPM. Bantuan-bantuan bansos tersebut diproses penyalurannya kepada KPM.
Mensos Risma juga berpesan bahwa pihaknya segera bertindak tegas kepada para pendamping yang main-main dan mengingatkan agar mereka dapat menjalankan amanat yang memberikan informasi kepada KPM bansos dengan jujur.
"Terima kasih kepada pendamping yang telah jujur dan mengawal bansos hingga sampai kepada penerima. Bagi warga jika ada yang main-main dengan bansos, lapor saya aja, nanti tak tindak tegas!," papar Mensos Risma.
Selain itu, Kemensos bekerja sama dengan Perum Bulog menyalurkan paket beras 10 kg untuk 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST dan bantuan beras sebanyak 5 kg khusus bagi masyarakat pekerja sektor informal di Jawa-Bali yang tidak dapat bekerja akibat pembatasan kegiatan PPKM Darurat.
(maf)
Lihat Juga :