BIN Gelar Vaksinasi Pelajar SMP/SMA dan Vaksinasi Door to Door Serentak di 14 Provinsi
Rabu, 14 Juli 2021 - 13:57 WIB
loading...
BIN menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal COVID-19 kepada para pelajar SMP-SMA dan peserta vaksinasi door to door di 14 provinsi secara serentak, Rabu (14/7/2021). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal COVID-19 kepada para pelajar SMP-SMA dan peserta vaksinasi door to door di 14 provinsi secara serentak, Rabu (14/7/2021). Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta.
Kepala BIN, Budi Gunawan yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin secara secara live zoom melaporkan kegiatan vaksinasi lewat kunjungannya secara langsung ke SMPN 103 Cijantung Jakarta dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden yang sangat peduli dan memberikan perhatian luar biasa terhadap penanggulangan wabah COVID-19 dan perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi dimana Presiden hadir secara virtual untuk menyapa anak-anak pelajar SMP-SMA dan peserta vaksinasi door to door di 14 provinsi. Baca juga: Percepatan Vaksinasi Sektor Swasta, Bos Baru Kadin: Kita Menangkan 'Perang' Ini
Dalam kesempatan tersebut Kepala BIN melaporkan kepada Presiden bahwa kegiatan hari ini dilakukan secara serentak di 14 provinsi epicentrum, 15 kab/kota pada 32 titik di DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Sumut, Sumbar, Kepri, Riau, Kaltim, Sulsel dan Papua dengan jumlah peserta vaksinasi sebanyak 49.000 orang, terdiri dari 15.000 pelajar SMP, 15.000 pelajar SMA dan 19.000 masyarakat yang diadakan dengan memenuhi standar protokol kesehatan.
"BIN sangat memberi perhatian pada program vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-18 tahun terutama pelajar SMP-SMA yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung kemajuan bangsa dan negara pasca pandemi COVID-19," ujar Budi Gunawan.
Dia mengatakan metode vaksinasi door to door dilaksanakan dengan mengadopsi metode yang digunakan oleh beberapa negara yang terbukti mampu meningkatkan partisipasi, menjangkau keluarga yang belum memiliki akses, takut keluar rumah untuk menghindari kerumunan dan penularan COVID-19.
Kepala BIN, Budi Gunawan yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin secara secara live zoom melaporkan kegiatan vaksinasi lewat kunjungannya secara langsung ke SMPN 103 Cijantung Jakarta dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden yang sangat peduli dan memberikan perhatian luar biasa terhadap penanggulangan wabah COVID-19 dan perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi dimana Presiden hadir secara virtual untuk menyapa anak-anak pelajar SMP-SMA dan peserta vaksinasi door to door di 14 provinsi. Baca juga: Percepatan Vaksinasi Sektor Swasta, Bos Baru Kadin: Kita Menangkan 'Perang' Ini
Dalam kesempatan tersebut Kepala BIN melaporkan kepada Presiden bahwa kegiatan hari ini dilakukan secara serentak di 14 provinsi epicentrum, 15 kab/kota pada 32 titik di DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Sumut, Sumbar, Kepri, Riau, Kaltim, Sulsel dan Papua dengan jumlah peserta vaksinasi sebanyak 49.000 orang, terdiri dari 15.000 pelajar SMP, 15.000 pelajar SMA dan 19.000 masyarakat yang diadakan dengan memenuhi standar protokol kesehatan.
"BIN sangat memberi perhatian pada program vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-18 tahun terutama pelajar SMP-SMA yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung kemajuan bangsa dan negara pasca pandemi COVID-19," ujar Budi Gunawan.
Dia mengatakan metode vaksinasi door to door dilaksanakan dengan mengadopsi metode yang digunakan oleh beberapa negara yang terbukti mampu meningkatkan partisipasi, menjangkau keluarga yang belum memiliki akses, takut keluar rumah untuk menghindari kerumunan dan penularan COVID-19.
Lihat Juga :