Survei Pakar: Anies Baswedan Capres Paling Berintegritas Tinggi
Rabu, 14 Juli 2021 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
"Berdasarkan temuan survei pakar ini, aspek karakter dan integritas adalah aspek paling penting yang harus dimiliki oleh seorang presiden. Sebanyak 35,6% pakar memilih karakter dan integritas sebagai aspek paling penting, selanjutnya visi dan intelektualitas 24,2%, rekam jejak 18,2%, kemampuan mengambil keputusan tepat 9,8%, dan kemampuan memenuhi janji sebesar 7,6%," jelas Ali.
Baca juga: Prof Hamdi Muluk: Anies, Ridwan, dan Ganjar Gak Ada Bedanya
Sementara itu, melihat hasil survei pakar ini pada aspek karakter dan integritas, Anies Baswedan menduduki peringkat pertama dengan nilai 8,64. Di urutan selanjutnya adalah Ridwan Kamil (8,28), Ganjar Pranowo (8,22), Sandiaga Uno (7,89), Mahfud MD (7,87), Khofifah Indar Parawansah (7,71), dan Prabowo subianto (7,45). Nama-nama tersebut masuk dalam tujuh besar capres paling berintegritas dalam survei ini. Secara keseluruhan, ada 23 nama-nama capres yang diukur dalam survei ini.
Menanggapi hasil survei dua Lembaga ini, periset LIPI Prof Lili Romli yang hadir dalam acara rilis hasil survei ini mengapresiasi survei pakar ini karena menurutnya ada pendidikan politik dalam metodologi survei pakar ini.
"Saya mengapresiasi survei ini. Karena survei pakar ini ada pendidikan politiknya. Yang ditanya para pakar dan yang disurvei bukan hanya soal elektabilitas saja tapi soal kapasitas capres. Kapasitas itu soal penting bagi saya," kata Prof Romli dalam pembahasan survei tersebut melalui aplikasi Zoom.
Baca juga: Prof Hamdi Muluk: Anies, Ridwan, dan Ganjar Gak Ada Bedanya
Sementara itu, melihat hasil survei pakar ini pada aspek karakter dan integritas, Anies Baswedan menduduki peringkat pertama dengan nilai 8,64. Di urutan selanjutnya adalah Ridwan Kamil (8,28), Ganjar Pranowo (8,22), Sandiaga Uno (7,89), Mahfud MD (7,87), Khofifah Indar Parawansah (7,71), dan Prabowo subianto (7,45). Nama-nama tersebut masuk dalam tujuh besar capres paling berintegritas dalam survei ini. Secara keseluruhan, ada 23 nama-nama capres yang diukur dalam survei ini.
Menanggapi hasil survei dua Lembaga ini, periset LIPI Prof Lili Romli yang hadir dalam acara rilis hasil survei ini mengapresiasi survei pakar ini karena menurutnya ada pendidikan politik dalam metodologi survei pakar ini.
"Saya mengapresiasi survei ini. Karena survei pakar ini ada pendidikan politiknya. Yang ditanya para pakar dan yang disurvei bukan hanya soal elektabilitas saja tapi soal kapasitas capres. Kapasitas itu soal penting bagi saya," kata Prof Romli dalam pembahasan survei tersebut melalui aplikasi Zoom.
(abd)
Lihat Juga :