Kuasa Hukum Demokrat Moeldoko Bantah Terlibat Kasus Pemalsuan Surat

Senin, 12 Juli 2021 - 18:33 WIB
loading...
Kuasa Hukum Demokrat...
Pengacara KSP Moeldoko, Rusdiansyah MH membantah tuduhan DPP Partai Demokrat menyebut dirinya tengah terjerat kasus pemalsuan surat kuasa DPC Partai Demokrat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengacara Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Rusdiansyah MH membantah tuduhan DPP Partai Demokrat yang menyebut dirinya tengah terjerat kasus pemalsuan surat kuasa DPC Partai Demokrat. Dia menyebut bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar.

Baca juga: Gugat Menkumham, Pengacara KSP Moeldoko Diduga Pernah Palsukan Surat Kuasa

Rusdiansyah menegaskan sampai saat ini dirinya tidak pernah dipanggil maupun diperiksa oleh pihak kepolisian dalam kasus yang dituduhkan oleh DPP Partai Demokrat.

"Jadi kepada AHY beserta gerombolannya jangan asal tuduh. Saya sampai detik ini tidak pernah dipanggil oleh pihak polisi dan tidak pernah diperiksa oleh polisi," kata Rusdiansyah saat dihubungi MNC Portal, Senin (12/7/2021).

Arahan KSP Moeldoko Terkait Pembinaan Petani Diapresiasi Aktivis Pemuda

Meski begitu dia tidak menampik kalau memang dirinya dilaporkan oleh kubu AHY ke kepolisian. Dia menegaskan bahwa dia bekerja secara profesional sesuai kebutuhan klien dan bukan petugas partai.

"Saya ini pengacara profesional bukan pengurus Partai Demokrat. Saya penegak hukum, saya diberi kuasa oleh klien saya untuk mewakili klien saya mengajukan gugatan bukan tentang pribadi saya," jelasnya.

Dia menilai seharusnya AHY Dkk tidak menyerang pribadi kuasa hukum jika merasa tersudut oleh laporan yang dibuat oleh penggugat. Seharusnya AHY selaku pemuda menghormati proses hukum secara bukan mengarang cerita dengan tuduhan yang tidak benar.

"Mari hormati hukum katanya anda pemuda, pemuda tidak boleh bohong. Masa saya dikatakan diproses polisi, kapan? Di mana? Apalagi mereka yang katanya calon pemimpin pemimpin bangsa. Jangan membangun opini yang tidak benar, jangan bohongi hati rakyat berhenti membohongi," jelasnya.

Dia menilai mengenai kredibilitas, pihaknya tidak pernah menerima keputusan hukum apa pun. Dia menganggap langkah penyerangan terhadap pribadi dilakukan karena tidak mampu menghadapi tim hukum Kongres Luar Biasa (KLB).

"Ketidakmampuan teman-teman menghadapi tim hukum KLB, jangan tim hukumnya yang diserang. Melakukan upaya hukum dong. Saya tidak pernah dipanggil dan tidak pernah dinyatakan bersalah. Keputusan itu harus inkracht," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Kabakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra mempertanyakan kredibilitas pengacara Rusdiansyah MH yang mewakili pihak Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang akan melakukan sidang gugatan atas putusan Menkumham RI Yasona Laoly. Dia menilai bahwa Rusdiansyah tengah terjerat kasus hukum pemalsuan surat kuasa.

"Saudara Rusdiansyah MH sedang dalam proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan Surat Kuasa," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/7/2021).
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved