Idul Adha Ditetapkan Jatuh Pada 20 Juli 2021
Sabtu, 10 Juli 2021 - 22:13 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah jatuh pada Selasa 20 Juli 2021. Sementara itu, awal Zulhijah jatuh pada Minggu 11 Juli 2021, setelah hilal atau bulan baru terlihat pada Sabtu (10/7/2021) ini.
Baca juga: Arab Saudi Umumkan Idul Adha Jatuh pada 20 Juli, Hari Arafah 19 Juli
Adapun hal itu diputuskan dalam sidang isbat penentuan awal Zulhijah yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
"Hilal di seluruh Indonesia sudah di atas ufuk dan terdapat laporan hilal terlihat dan teramati secara mufakat sehingga 1 Zulhijah ditetapkan hari Ahad 11 Juli 2021, dan dengan begitu hari Raya Idul Adha hari Selasa, 20 Juli," kata Menag Yaqut dalam konferensi pers daring.
Baca juga: MUI Tegaskan Ibadah Idul Adha Tak Dilarang, Hanya Dialihkan
Penetapan tanggal 1 Zulhijah 1442 Hijriah ini terlebih dahulu dilakukan dengan pemantauan hilal. Setelahnya, baru lah dilakukan sidang isbat.
"Ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi di atas ufuk antara 2 derajat 21 menit sampai dengan 4 derajat 14 menit," tuturnya.
Dia menjelaskan, sidang isbat melibatkan sejumlah unsur masyarakat, mulai dari duta besar (dubes) negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung (MA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan ormas Islam dan sebagainya.
Baca juga: Arab Saudi Umumkan Idul Adha Jatuh pada 20 Juli, Hari Arafah 19 Juli
Adapun hal itu diputuskan dalam sidang isbat penentuan awal Zulhijah yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
"Hilal di seluruh Indonesia sudah di atas ufuk dan terdapat laporan hilal terlihat dan teramati secara mufakat sehingga 1 Zulhijah ditetapkan hari Ahad 11 Juli 2021, dan dengan begitu hari Raya Idul Adha hari Selasa, 20 Juli," kata Menag Yaqut dalam konferensi pers daring.
Baca juga: MUI Tegaskan Ibadah Idul Adha Tak Dilarang, Hanya Dialihkan
Penetapan tanggal 1 Zulhijah 1442 Hijriah ini terlebih dahulu dilakukan dengan pemantauan hilal. Setelahnya, baru lah dilakukan sidang isbat.
"Ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi di atas ufuk antara 2 derajat 21 menit sampai dengan 4 derajat 14 menit," tuturnya.
Dia menjelaskan, sidang isbat melibatkan sejumlah unsur masyarakat, mulai dari duta besar (dubes) negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung (MA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan ormas Islam dan sebagainya.
(maf)
Lihat Juga :