Menakar Kans Anies di Pilpres 2024 Setelah PKS Elus-Elus Salim Segaf Al-Jufri
Sabtu, 10 Juli 2021 - 06:51 WIB
loading...
A
A
A
Arif mengakui bahwa Salim Segaf Al-Jufri adalah tokoh. "Tapi masih terlalu sulit untuk didongkrak elektabilitasnya mengingat ia tak memiliki panggung seksi yang bisa menjadi uji kemampuan dan menjadi sorotan publik," pungkasnya.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo juga melihat Anies Baswedan dekat dengan PKS. Namun, kata Kunto, Anies Baswedan juga dekat dengan Partai NasDem. "Jadi, mungkin pembacaan PKS adalah sangat mungkin Anies nanti diusung oleh NasDem dan PKS harus punya calon juga untuk mungkin ditandemkan dengan Anies, nah ini mungkin pilihan-pilihannya," kata Kunto kepada SINDOnews.
Atau, lanjut dia, jika masih membutuhkan partai lain untuk dalam sebuah koalisi, PKS tetap beradu memperjuangkan Salim Segaf Al-Jufri menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan. "Jadi ini mungkin yang dipersiapkan oleh PKS dan menurut saya itu tidak secara signifikan mengganggu kans Anies untuk maju di 2024," kata Kunto.
Menurut Kunto, PKS belajar dari pilpres lalu dengan mendorong Salim Segaf Al-Jufri itu. Sebab, kata dia, PKS tidak punya calon yang bisa diusung di pilpres lalu. "Dan justru diisi oleh orang lain. Yang akhirnya mereka enggak dapat coat-tail effect (efek ekor jas) yang gede. Nah ini mereka (PKS) ingin dapat coat-tail effect yang gede, apalagi mereka punya modal yang lumayan lah di DPR. Makanya, mereka ingin ada orang PKS yang benar-benar orang PKS maju dan Habib Salim Segaf ini kan yang diajukan sekarang," katanya.
Namun, dia memprediksi ada tokoh lain di internal PKS yang bakal didorong selain Salim Segaf. "Karena biasanya PKS enggak cuma satu calon seperti di pilkada-pilkada biasanya yang diajukan enggak cuma satu, yang dielus," pungkasnya.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo juga melihat Anies Baswedan dekat dengan PKS. Namun, kata Kunto, Anies Baswedan juga dekat dengan Partai NasDem. "Jadi, mungkin pembacaan PKS adalah sangat mungkin Anies nanti diusung oleh NasDem dan PKS harus punya calon juga untuk mungkin ditandemkan dengan Anies, nah ini mungkin pilihan-pilihannya," kata Kunto kepada SINDOnews.
Atau, lanjut dia, jika masih membutuhkan partai lain untuk dalam sebuah koalisi, PKS tetap beradu memperjuangkan Salim Segaf Al-Jufri menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan. "Jadi ini mungkin yang dipersiapkan oleh PKS dan menurut saya itu tidak secara signifikan mengganggu kans Anies untuk maju di 2024," kata Kunto.
Menurut Kunto, PKS belajar dari pilpres lalu dengan mendorong Salim Segaf Al-Jufri itu. Sebab, kata dia, PKS tidak punya calon yang bisa diusung di pilpres lalu. "Dan justru diisi oleh orang lain. Yang akhirnya mereka enggak dapat coat-tail effect (efek ekor jas) yang gede. Nah ini mereka (PKS) ingin dapat coat-tail effect yang gede, apalagi mereka punya modal yang lumayan lah di DPR. Makanya, mereka ingin ada orang PKS yang benar-benar orang PKS maju dan Habib Salim Segaf ini kan yang diajukan sekarang," katanya.
Namun, dia memprediksi ada tokoh lain di internal PKS yang bakal didorong selain Salim Segaf. "Karena biasanya PKS enggak cuma satu calon seperti di pilkada-pilkada biasanya yang diajukan enggak cuma satu, yang dielus," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :