Tahlilan Rachmawati Soekarnoputri, Putra Almarhumah Ungkap Pemikiran Ibunda
Jum'at, 09 Juli 2021 - 21:17 WIB
loading...
Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno putra almarhumah Rachmawati Soekarnoputri menegaskan semasa hidup ibunya sadar untuk mencapai bangsa adil dan makmur. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hendra Rahtomo alias Romy Soekarno putra almarhumah Rachmawati Soekarnoputri menegaskan semasa hidup ibunya sadar untuk mencapai bangsa adil dan makmur diperlukan masyarakat yang cerdas.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Akan Hadiri Doa dan Tahlil 7 Hari Meninggalnya Rachmawati Soekarnoputri
Hal tersebut disampaikan Romy Soekarno dalam sambutan tahlil wafatnya Rachmawati Soekarnoputri yang digelar secara daring, Jumat (9/7/2021) malam.
"Ketika ibu kami dipanggil oleh Allah SWT har Sabtu 3 Juli 2021 pukul 06.24 WIB, seluruh hidupnya berjuang dalam ide dan gagasan proklamator bangsa," kata Romy.
Baca juga: Rachmawati Meninggal, Prabowo: Semangat Beliau Akan Selalu Kami Kenang
Menurutnya, almarhumah adalah sosok yang pantang menyerah, sosok yang sungguh meyakini apa yang menjadi ajaran Bung Karno tentang marhanisme.
"Berangkat dari keberadaan wong cilik, petani, buruh, nelayan dan seluruh kaum miskin yang ada di Indonesia lainnya yang selama hidupnya terjajah oleh kapitalisme dan imperialisme," ungkapnya.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Akan Hadiri Doa dan Tahlil 7 Hari Meninggalnya Rachmawati Soekarnoputri
Hal tersebut disampaikan Romy Soekarno dalam sambutan tahlil wafatnya Rachmawati Soekarnoputri yang digelar secara daring, Jumat (9/7/2021) malam.
"Ketika ibu kami dipanggil oleh Allah SWT har Sabtu 3 Juli 2021 pukul 06.24 WIB, seluruh hidupnya berjuang dalam ide dan gagasan proklamator bangsa," kata Romy.
Baca juga: Rachmawati Meninggal, Prabowo: Semangat Beliau Akan Selalu Kami Kenang
Menurutnya, almarhumah adalah sosok yang pantang menyerah, sosok yang sungguh meyakini apa yang menjadi ajaran Bung Karno tentang marhanisme.
"Berangkat dari keberadaan wong cilik, petani, buruh, nelayan dan seluruh kaum miskin yang ada di Indonesia lainnya yang selama hidupnya terjajah oleh kapitalisme dan imperialisme," ungkapnya.
Lihat Juga :