Dikabarkan Meninggal, Mamah Dedeh Ngaku Sudah 4 Kali Diserang Hoaks

Rabu, 27 Mei 2020 - 10:30 WIB
loading...
Dikabarkan Meninggal,...
Penceramah kondang, Mamah Dedeh mengaku sudah empat kali diisukan meninggal dunia. Foto/Ilustrasi/Instagram
A A A
JAKARTA - Kabar bohong atau hoaks meninggalnya penceramah Mamah Dedeh beredar di WhatsApp Group (WAG) beredar pada Rabu (27/5/2020) pagi.

Kabar itu mengejutkan masyarakat yang menerima pesan tersebut. Tidak sedikit yang penasaran lalu bertanya tentang kabar itu di media sosial.

Rekan Mamah Dedeh, Abdel Achrian menegaskan kabar tersebut tidak benar. Kata Abdel, Mama Dedeh dalam kondisi sehat.

Beredarnya hoaks meninggalnya pemilik nama lengkap Dedeh Rosidah Syarifudin ternyata bukan kali ini saja. Ustazah kondang itu sudah empat kali diserang hoaks yang menyebutkan dirinya meninggal.

"Kata Mamah: ini sudah yang keempat kali ye Del mamah diberitain gini..." kata Abdel menirukan ucapan Mamah Dedeh melalui akun Twitternya, @abdelachrian, Rabu (27/5/2020). (Baca juga: Heboh di WA Group, Kabar Mamah Dedeh Meninggal Hoaks )

Penjelasan Abdel membuat lega para netizen. Mereka bersyukur kabar itu tidak benar.

"Semoga Mamah Dedeh sehat trus dan diberikan umur nyang panjang yak Cing," kata pemilik akun @Chaidir38 menjawab penjelasan Abdel.

Sementara itu, pemilik akun @ris_haswa juga mengaku sempat terkejut mendengar kabar tersebut. Namun dirinya merasa lega setelah mendapatkan penjelasan dari Abdel.

"Alhamdulillah. Barusan dpt info dari grup emak2 komplek. Langsung mak deg," cuitnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved