Ditetapkan sebagai Ketua Umum, Arsjad Rasjid Ajak Kadin Bersatu
Jum'at, 02 Juli 2021 - 18:38 WIB
loading...
Sidang Pleno Munas VIII Kadin menetapkan Dirut PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia menggantikan Rosan Perkasa Roeslani. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sidang Pleno Munas VIII Kadin di Kendari menetapkan Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026 menggantikan Rosan Perkasa Roeslani. Dengan begitu, Arsjad Rasjid telah resmi menjadi nahkoda baru bagi Kadin.
Baca juga: Ketum PP Minta Arsjad Rasjid Jalankan Komitmen Bantu Ekonomi Pemerintah
"Saya mohon doa restu dan dukungan untuk supaya dapat ditetapkan sebagai ketua umum Kadin Indonesia, periode 2021-2026," kata Arsjad saat Sidang Pleno Munas VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/7/2021).
Arsjad mengatakan, sebagai Ketua Umum ia akan menyelesaikan sejumlah persoalan yang membelenggu Kadin, di antaranya dualisme organisasi pengusaha itu.
Baca juga: Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas Kkadin
"Dualisme harus kita selesaikan. Kita harus memperkuat regulasi Kadin Indonesia, apakah itu PP, Keppres atau meninjau kembali AD/ART," katanya.
Menurut Arsjad, dalam situasi normal baru, Kadin juga harus melakukan penyesuaian, baik dari segi organisasi maupun regulasi.
"Kita harus utamakan persatuan dan kesatuan. Seluruh Kadin Daerah dan Asosiasi/Himpunan adalah pemegang saham. Inilah pemegang saham Kadin Indonesia," jelas Arsjad.
Menurut Arsjad, saat ini pengusaha bersama pemerintah sedang menghadapi dua perang, yaitu perang kesehatan dan perang ekonomi.
"Perang di bidang kesehatan untuk menghadapi pandemi yang masih kita lalui. Perang ekonomi akibat pandemi. Ini memunculkan optimisme untuk kita hadapi bersama pemerintah. Marilah, saya ingin kita bersama- sama untuk membangun rumah kita bersama," kata Arsjad.
Baca juga: Ketum PP Minta Arsjad Rasjid Jalankan Komitmen Bantu Ekonomi Pemerintah
"Saya mohon doa restu dan dukungan untuk supaya dapat ditetapkan sebagai ketua umum Kadin Indonesia, periode 2021-2026," kata Arsjad saat Sidang Pleno Munas VIII Kadin di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/7/2021).
Arsjad mengatakan, sebagai Ketua Umum ia akan menyelesaikan sejumlah persoalan yang membelenggu Kadin, di antaranya dualisme organisasi pengusaha itu.
Baca juga: Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas Kkadin
"Dualisme harus kita selesaikan. Kita harus memperkuat regulasi Kadin Indonesia, apakah itu PP, Keppres atau meninjau kembali AD/ART," katanya.
Menurut Arsjad, dalam situasi normal baru, Kadin juga harus melakukan penyesuaian, baik dari segi organisasi maupun regulasi.
"Kita harus utamakan persatuan dan kesatuan. Seluruh Kadin Daerah dan Asosiasi/Himpunan adalah pemegang saham. Inilah pemegang saham Kadin Indonesia," jelas Arsjad.
Menurut Arsjad, saat ini pengusaha bersama pemerintah sedang menghadapi dua perang, yaitu perang kesehatan dan perang ekonomi.
"Perang di bidang kesehatan untuk menghadapi pandemi yang masih kita lalui. Perang ekonomi akibat pandemi. Ini memunculkan optimisme untuk kita hadapi bersama pemerintah. Marilah, saya ingin kita bersama- sama untuk membangun rumah kita bersama," kata Arsjad.
(maf)
Lihat Juga :