Cerita Sukses Nadiem Terinspirasi dari Pemikiran Marhaenisme Bung Karno
Selasa, 29 Juni 2021 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
"Makanya kita menyebut tujuan dari transformasi pendidikan kita adalah profil pelajar Pancasila," papar Nadiem.
Dibeberkan Nadiem, dia menetapkan ada enam profil pelajar Pancasila, antara lain beriman bertaqwa kepada Tuhan YME, kebhinekaan global, mandiri, kreatif, nalar kritis dan gotong royong. Baca juga: Megawati Minta Anak Muda Bedakan Teori dan Kondisi Riil di Lapangan
"Ini mungkin luar biasa pemikiran jauhnya Bung Karno pada saat itu konsep: gotong royong, apa kemampuan atau kompetensi yang terpenting di 200 persen chance (peluang) itu adalah peluang berkolaborasi, kemampuan bekerja secara tim. Jadi, salah satu profil pelajar Pancasila terpenting gotong rotong. Kemampuan berkolaborasi dan bekerja dalam tim, itulah yang akan menjadi defenisi knowledge economy," tandas Nadiem.
Dibeberkan Nadiem, dia menetapkan ada enam profil pelajar Pancasila, antara lain beriman bertaqwa kepada Tuhan YME, kebhinekaan global, mandiri, kreatif, nalar kritis dan gotong royong. Baca juga: Megawati Minta Anak Muda Bedakan Teori dan Kondisi Riil di Lapangan
"Ini mungkin luar biasa pemikiran jauhnya Bung Karno pada saat itu konsep: gotong royong, apa kemampuan atau kompetensi yang terpenting di 200 persen chance (peluang) itu adalah peluang berkolaborasi, kemampuan bekerja secara tim. Jadi, salah satu profil pelajar Pancasila terpenting gotong rotong. Kemampuan berkolaborasi dan bekerja dalam tim, itulah yang akan menjadi defenisi knowledge economy," tandas Nadiem.
(kri)
Lihat Juga :