Perkuat Hubungan Bersama Anak dengan Menjadi Orang Tua yang Responsif

Selasa, 29 Juni 2021 - 06:29 WIB
loading...
Perkuat Hubungan Bersama...
Para orang tua saat ini kembali dihadapkan pada tantangan dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, dan bahkan kembali meningkat kasusnya.Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Para orang tua saat ini kembali dihadapkan pada tantangan dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, dan bahkan kembali meningkat kasusnya. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk dapat mengelola stress yang dihadapi, agar kemudian dapat melakukan tugas penting yaitu membangun hubungan yang kuat dengan anak di masa pandemi.

Hal itu terungkap dalam webinar peringatan Hari Keluarga Nasional bertajuk "Apa Kabar Keluarga Kita" yang diadakan oleh Wahana Visi Indonesia, Sabtu (26/6). Psikolog keluarga, Pritta Tyas mengatakan, ketika menghadapi berbagai perubahan di awal masa pandemi, banyak keluarga mengalami tekanan.

Setelah 5-6 bulan berjalan dan mulai berdaptasi, juga mulai memperoleh harapan dengan akan dibukanya sekolah, kini orang tua seperti kembali terkena hantaman dan harus berjuang lagi.

"Banyak orang tua mengalami burn out, kemudian sulit mengendalikan emosi di depan anak-anak. Padahal anak-anak juga mengalami tekanan dan stres yang sama. Oleh karena itu, pertama-tama penting bagi orang tua untuk mengelola stressnya lebih dulu. Orang tua perlu mengenali apa yang dirasakan. Live the present moment. Kalau tidak mampu mengelola stress sendiri, jangan ragu untuk mendatangi profesional," kata Pritta.

Mengelola stres ini penting bagi orang tua, karena menurut Pritta ada tugas berat orang tua yaitu membangun hubungan yang kuat dengan anak-anak, yang menjadi pondasi di masa pandemi. Hubungan yang kuat antara orangtua dengan anak-anak, berdasarkan hasil penelitian, akan mengaktifkan sambungan-sambungan saraf di otak anak. Sambungan-sambungan saraf inilah yang dibutuhkan anak-anak untuk belajar dengan maksimal.

"Untuk itu, orang tua harus menjadi orangtua yang responsif, yang peka dengan kebutuhan anak, peka dengan apa yang dirasakan anak, dan hadir sepenuhnya untuk anak walaupun hanya di waktu-waktu tertentu. Kemudian, penting bagi orangtua menciptakan kestabilan dalam keluarga, dengan pengelolaan emosi yang tepat. Sehingga, walaupun ada banyak persoalan yang dihadapi, termasuk menghadapi anak yang berbuat salah, orangtua tetap dapat berusaha untuk tenang dan melakukan tindakan yang tepat tanpa menghakimi anak," tutur Pritta.

Hal ini dapat dilakukan dengan orangtua tidak terlalu kaku dalam memegang aturan. Anak perlu didengarkan ketika berbuat kesalahan, agar orangtua mengerti apa penyebabnya dan dapat mengatasi dan memperbaiki hal tersebut secara perlahan. Baca: Begini Prinsip Pembelajaran di Masa Pandemi yang Harus Diketahui Orang Tua
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Jelang Hari Keluarga...
Jelang Hari Keluarga Nasional, Pelayanan KB Serentak se-Indonesia Merambah Perbatasan RI-Australia
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
Kronologi Remaja 14...
Kronologi Remaja 14 Tahun Hilangkan Nyawa Orang Tua di Cilandak
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved