Fadli Zon: Sikap Rektorat UI Cenderung Membungkam Kebebasan Berekspresi

Senin, 28 Juni 2021 - 07:46 WIB
loading...
Fadli Zon: Sikap Rektorat UI Cenderung Membungkam Kebebasan Berekspresi
Mantan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengecam keras Rektorat Universitas Indonesia (UI) yang memanggil BEM UI atas sikap kritis terhadap Presiden Jokowi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengecam keras Rektorat Universitas Indonesia (UI) yang memanggil BEM UI atas sikap kritis terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, langkah itu merupakan tindakan membungkam kebebasan berekspresi.

"Sbg alumni UI, sy mengecam sikap Rektorat @univ_indonesia yg cenderung membungkam kebebasan berekspresi @BEMUI_Official," ujarnya lewat cuitan di akun @fadlizon, Minggu (27/6/2021). Baca juga: BEM UI Kritik Jokowi, Gus Nadir Berharap Tak Keluar Narasi BEM Taliban atau TWK

Dia mengatakan sikap kritis BEM UI harusnya dikaji dengan mendalam secara akademik di kampus. Bukan malah dipanggil atau kemudian diberikan sanksi kepada pengurus BEM UI.

"UI harusnya mengkaji n mendalami apa yg disampaikan BEM UI secara akademik. Coba masuk ke substansi n argumentasi. Sungguh memalukan pakai “panggilan” segala," tegas Politikus Gerindra ini.

Sebelumnya, jagat media sosial Twitter dihebohkan postingan akun Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang menjadi trending topic hari ini. Adapun pemicu hal tersebut sebuah kontroversi unggahan meme Presiden Jokowi yang bernada tulisan kritis. Baca juga:

Pada meme yang diunggah akun resminya @BEMUI_Official, BEM UI menjuluki Presiden Jokowi sebagai The King of Lip Service alias Raja Membual. Kemudian, meme tersebut menyoroti paradoks pernyataan dan sikap Jokowi.

Presiden ke-7 RI tersebut dinilai kerap mengobral janji manis, tapi tak selaras dengan realita. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya. Baca juga: Soal Meme BEM UI, Jansen: Padahal Lingkar Kekuasaan Banyak yang Dulu Raja Kritik

Alih-alih mendapat dukungan, BEM UI malah dipanggil pihak Rektorat. Para pengurus dimintai keterangan dan penjelasan mengenai meme yang diunggah di media sosial.
(kri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3699 seconds (11.252#12.26)