BEM UI Kritik Jokowi, Gus Nadir Berharap Tak Keluar Narasi BEM Taliban atau TWK
Senin, 28 Juni 2021 - 07:14 WIB
loading...
Tokoh Muda NU, KH Nadirsyah Hosen ikut mengomentari kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) lewat Meme kepada Presiden Jokowi. Foto/NU Online
A
A
A
JAKARTA - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), KH Nadirsyah Hosen ikut mengomentari kritik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) lewat Meme kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Sikap kritis ini kemudian menjadi trending topic di Twitter dan mendapat serangan dari Buzzer.
Gus Nadir, sapaan akrabnya mengatakan jangan sampai keluar narasi BEM Taliban atas sikap kritis BEM UI terhadap Jokowi tersebut. Apalagi jika pengurus BEM UI disuruh mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) atas sikap kristisnya. Baca juga: Soal Meme BEM UI, Jansen: Padahal Lingkar Kekuasaan Banyak yang Dulu Raja Kritik
"Yang penting jangan sampai keluar narasi BEM Taliban, atau disuruh ikut TWK," ujarnya lewat cuitan di akun @na_dirs, Minggu (27/6/2021).
Dia menyindir narasi "Taliban" cukup dimainkan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja. Seba, lanjutnya, mahasiswa yang kritis adalah aset bangsa yang harus dijaga.
Janganlah. Cukup KPK saja yg kalian ‘mainkan’ isu itu. Jangan thd adek-adek kami para mahasiswa —diantara mereka kelak akan menjadi pemimpin bangsa. Mahasiswa yg kritis itu aset bangsa kita," tutur Gus Nadir.
Gus Nadir, sapaan akrabnya mengatakan jangan sampai keluar narasi BEM Taliban atas sikap kritis BEM UI terhadap Jokowi tersebut. Apalagi jika pengurus BEM UI disuruh mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) atas sikap kristisnya. Baca juga: Soal Meme BEM UI, Jansen: Padahal Lingkar Kekuasaan Banyak yang Dulu Raja Kritik
"Yang penting jangan sampai keluar narasi BEM Taliban, atau disuruh ikut TWK," ujarnya lewat cuitan di akun @na_dirs, Minggu (27/6/2021).
Dia menyindir narasi "Taliban" cukup dimainkan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja. Seba, lanjutnya, mahasiswa yang kritis adalah aset bangsa yang harus dijaga.
Janganlah. Cukup KPK saja yg kalian ‘mainkan’ isu itu. Jangan thd adek-adek kami para mahasiswa —diantara mereka kelak akan menjadi pemimpin bangsa. Mahasiswa yg kritis itu aset bangsa kita," tutur Gus Nadir.
Lihat Juga :