Ajaib, Wajah Dankorpaskhas Bikin Nyali Pasukan Fretilin Ciut Tak Berani Menembak
Kamis, 24 Juni 2021 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, bukan berarti perlawanan kelompok bersenjata Fretilin berhenti. Batalion 328 dan 312 yang terlibat dalam pengepungan sempat mendapat perlawanan hebat di kaki Gunung Matebian Mane. Beruntung, Angkatan Udara (AU) dengan menggunakan pesawat OV-10 tidak henti-hentinya memberikan bantuan tembakan udara untuk menolong pasukan 328 yang terjepit di kaki gunung.
Perlahan namun pasti, pasukan gabungan TNI berhasil melakukan pembersihan terhadap milisi bersenjata Fretilin. Daerah-daerah yang telah dibersihkan selalu digelar patroli guna menghindari penyusupan oleh Fretilin. Tekanan tiada henti yang diberikan TNI ternyata cukup efektif membuat beberapa kelompok bersenjata jera. Mereka kemudian turun gunung dan menyerahkan diri.
Salah satunya, kelompok bersenjata pimpinan Proferio Mauklau. Padahal sebelumnya, pejuang Fretilin keturunan Arab ini sempat bertahan dan memberikan perlawanan sengit. Mereka yang menyerahkan diri kemudian ditampung di pos milik TNI AD yang biasa dilewati Nanok.
![Ajaib, Wajah Dankorpaskhas Bikin Nyali Pasukan Fretilin Ciut Tak Berani Menembak]()
Suatu hari, Nanok mampir dan tidak sengaja bertemu Mauklau. Keduanya pun terlibat pembicaraan. Satu hal yang membuat Nanok kaget adalah pernyataan Mauklau yang mengatakan bahwa dia sebenarnya bisa membunuh Nanok ketika bersama pasukannya melintasi sebuah medan. Mauklau kemudian menceritakan ciri-ciri pasukan Nanok yang kemudian dibenarkannya.
Perlahan namun pasti, pasukan gabungan TNI berhasil melakukan pembersihan terhadap milisi bersenjata Fretilin. Daerah-daerah yang telah dibersihkan selalu digelar patroli guna menghindari penyusupan oleh Fretilin. Tekanan tiada henti yang diberikan TNI ternyata cukup efektif membuat beberapa kelompok bersenjata jera. Mereka kemudian turun gunung dan menyerahkan diri.
Salah satunya, kelompok bersenjata pimpinan Proferio Mauklau. Padahal sebelumnya, pejuang Fretilin keturunan Arab ini sempat bertahan dan memberikan perlawanan sengit. Mereka yang menyerahkan diri kemudian ditampung di pos milik TNI AD yang biasa dilewati Nanok.

Suatu hari, Nanok mampir dan tidak sengaja bertemu Mauklau. Keduanya pun terlibat pembicaraan. Satu hal yang membuat Nanok kaget adalah pernyataan Mauklau yang mengatakan bahwa dia sebenarnya bisa membunuh Nanok ketika bersama pasukannya melintasi sebuah medan. Mauklau kemudian menceritakan ciri-ciri pasukan Nanok yang kemudian dibenarkannya.
Lihat Juga :