Banyak Desakan Pemberlakuan PSBB Ketat, Satgas: Dampak Ekonomi Sosialnya Terlalu Besar

Selasa, 22 Juni 2021 - 00:34 WIB
loading...
Banyak Desakan Pemberlakuan...
Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito. SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menyebut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro masih efektif menahan lonjakan kasus Covid-19 yang kembali terjadi saat ini.

Hal itu menanggapi adanya masukan dari sejumlah pihak agar pemerintah segera menerapkan kembali kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat atau lockdown.

Baca juga: Puluhan Petugas Jaga Penyekatan 10 Titik Jakarta

"Sekarang berkembang pertanyaan-pertanyaan atau bahkan petisi kepada Presiden untuk melaksanakan PSBB ataupun lockdown di suatu daerah. Sebenarnya, konsep lockdown, karantina wilayah, atau pun PPKM mikro, ini semua sudah pernah kita coba mulai dari pertama pandemi," ujar Ganip yang disiarkan kanal YouTube Pusdalops BNPB, Senin (21/6/2021).

Ganip mengatakan bahwa subtansi dari lockdown, PPKM, ataupun PSBB adalah penegakan prokes dan pengendalian mobilitas masyarakat.

"Kalau kita melakukan PSBB, dampak sosial ekonominya, termasuk keamanan, ini implikasinya terlalu besar. Maka secara kegiatan itu sudah dievaluasi, mulai dari PSBB diubah jadi PPKM, kemudian sudah yang ke 12 kali kita melakukan PPKM Mikro," jelasnya.

Sampai dengan saat ini, kata dia, PPKM Mikro terbukti efektif mengendalikan lonjakan kasus Covid-19. Kepala BNPB itu mencontohkan, pada saat libur panjang Natal dan Tahun Baru, dimana saat itu ada penurunan kasus positif Covid-19. Namun, pasca Lebaran kembali mengalami kenaikan.

Baca juga: Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro

"Lonjakan ini disebabkan oleh mobilitas masyarakat dalam rangka liburan panjang yaitu lebaran. Kemudian juga kedisplinan masyarakat yang menurun terhadap proses. Dan yang ketiga terindikasi ada varian baru yang masuk ke wilayah kita, sehingga inilah yang menyebabkan lonjakan itu," ungkapnya.

Sesuai instruksi Mendagri, PPKM Mikro sudah diatur untuk mengendalikan mobilitas masyarakat, khususnya tempat kerja perkantoran, kegiatan belajar mengajar, tempat ibadah, restoran atau tempat makan, pusat perbelanjaan dan mal, kegiatan seni sosial budaya fasilitas dan transportasi umum.

"Oleh karenanya PPKM Mikro masih diyakini masih efektif untuk bisa mengendalikan itu, dengan catatan implementasi pelaksanaan di lapangan terhadap penegakan protokol kesehatan dan pengendalian mobilitas masyarakat ini menjadi kata kunci yang harus kita bisa laksanakan dengan baik," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Update Covid-19 di Indonesia...
Update Covid-19 di Indonesia Bertambah 215 Kasus, Meninggal 3 Orang
Update Covid-19 di Indonesia,...
Update Covid-19 di Indonesia, Bertambah 212 Kasus, Meninggal 2 Orang
Covid-19 Hari Ini di...
Covid-19 Hari Ini di Tanah Air Bertambah 119 Kasus, Meninggal 2 Orang
Update Covid-19 di Indonesia...
Update Covid-19 di Indonesia Bertambah 199 Kasus, Meninggal 1 Orang
Covid-19 di Indonesia...
Covid-19 di Indonesia Hari Ini Bertambah 211 Kasus
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Ini Penyebab Kasus Covid-19...
Ini Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Salah Satunya Mutasi Virus
Kasus Covid-19 di Jakarta...
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah Jadi 365, 44 Dirawat Rumah Sakit
Rekomendasi
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Berita Terkini
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Infografis
Ekonomi Suram, Gelombang...
Ekonomi Suram, Gelombang Unjuk Rasa Banyak Terjadi di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved