Presiden Tiga Periode Terealisasi, Anwar Abbas Urut Dada Sambil Berucap Kasihan Sekali...

Senin, 21 Juni 2021 - 14:50 WIB
loading...
Presiden Tiga Periode...
Anwar Abbas. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Keberadaan Komunitas Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 menyita perhatian banyak pihak. Sebab, mereka menyuarakan wacana presiden tiga periode . Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan Anwar Abbas berpendapat soal wacana itu.

"Bagi saya, kalau ada orang membuat organisasi ya boleh-boleh saja dan tidak ada larangan bahkan tindakan mereka tersebut dilindungi oleh undang-undang dan konstitusi," ujar Anwar Abbas kepada SINDOnews, Senin (21/6/2021).

Dia melanjutkan, kalau organisasi itu bertujuan menjadikan Jokowi sebagai presiden tiga periode, sah-sah saja. Namun, kata dia, hal itu pasti akan berbenturan dengan ketentuan yang ada.

"Tapi karena negeri ini negeri demokrasi jadi kalau mereka masih ngotot untuk ingin mewujudkan cita-citanya tersebut, maka tentu mereka harus berjuang untuk mengubah peraturan yang ada kalau hal itu tidak terjadi ya tentu hal itu tidak bisa," katanya.

Baca juga: Abdul Mu'ti: Sebaiknya Masa Jabatan Presiden Cukup Maksimal Dua Periode

Dia menambahkan, untuk mengubahnya tentu ada jalan, yaitu harus melalui DPR. Dia mengatakan, kalau DPR bersama pemerintah menyetujuinya, sehingga peraturan yang baru mengizinkannya, mereka tentu akan bisa mendorong Jokowi dan Prabowo untuk menjadi capres dan cawapres tahun 2024 yang akan datang.

"Cuma kalau hal itu terjadi ya saya sebagai salah seorang warga bangsa tentu hanya bisa senyum-senyum mesem saja sembil berucap dalam hati kok bangsa saya yang penduduknya 270 juta ini kok bisa seperti ini ya? Yang akan membuat saya heran dan terheran-heran tentu terutama kepada para pimpinan partai dan anggotanya kok mereka seperti tidak tahu sejarah dan tidak mau berkaca dengan sejarah yang ada?" ujarnya.

Baca juga: PAN Dukung Pernyataan Jokowi Tolak Presiden Tiga Periode

Sebab, kata dia, bukankah sudah ada adagium yang sangat terkenal yaitu 'power tends to corrupt; absolute power corrupts absolutely'. "Jadi, kalau hal ini mewujud dan terjadi saya sebagai salah seorang warga bangsa hanya bisa mengurut dada saja sambil berucap kasihan sekali saya dengan bangsa saya ini penduduknya banyak yang lulusan perguruan tinggi tapi kok pandangannya picik dan dangkal sekali," jelasnya.

Pertanyaan Anwar Abbas selanjutnya, ada apa dengan partai politik yang ada hari ini jika wacana itu terealisasi. "Kok sepertinya mereka tidak punya pandangan dan tidak punya visi untuk merubah negeri ini bagi menjadi lebih baik lagi," imbuhnya.

Padahal, menurut pandangannya, partai politik yang ada sekarang di negeri ini memiliki cukup banyak kader yang mumpuni yang bisa diusung untuk memimpin negeri ini. "Lalu mengapa kok mereka tidak percaya diri bagi mendorong dan mencalonkan kader-kader mereka sendiri? Mungkin mereka takut kalah untuk bersaing dengan partai-partai lain, tapi hal itu kan tidak masalah karena mereka bisa atasi dengan membentuk koalisi yang kuat bagi kebaikan dan kemajuan negeri," ujarnya.

Anwar yang bukan politikus itu hanya bisa berharap dan berdoa semoga para pimpinan partai dan kader-kadernya yang ada jangan mengubah lagi kesepakatan yang ada, yang membatasi periodisasi presiden itu hanya untuk dua periode. "Karena lebih dari itu menurut saya yang akan terjadi lebih besar mudaratnya daripada manfaatnya," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awal Ramadan Berbeda,...
Awal Ramadan Berbeda, Anwar Abbas Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab
Ketua PP Muhammadiyah:...
Ketua PP Muhammadiyah: Tidak Elok Ratusan Ribu Jemaah Haji Dilayani Dua Perusahan
Netanyahu Tolak Negara...
Netanyahu Tolak Negara Palestina, Anwar Abbas: Dunia Arab Harus Bersatu
Nadiem Tersangka, Anwar...
Nadiem Tersangka, Anwar Abbas: Negeri Sudah Sakit oleh Para Koruptor
Permasalahan Kuota Haji,...
Permasalahan Kuota Haji, Buya Anwar Soroti Luasan Mina dengan Tambahan Kuota
Sosok Kwik Kian Gie...
Sosok Kwik Kian Gie di Mata Anwar Abbas: Tokoh yang Tak Gila Jabatan
Incar 3 Periode, Trump:...
Incar 3 Periode, Trump: Saya Tidak Bercanda
Sepakat Anak Libur Sekolah...
Sepakat Anak Libur Sekolah Selama Puasa Ramadan, Anwar Abbas: Bukan Berarti Tak Dapat Pendidikan
Anwar Abbas Sentil Balik...
Anwar Abbas Sentil Balik Timwas DPR yang Semprot Petugas Haji Belanja di Madinah
Rekomendasi
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkini
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved