Pemerintah: Perkembangan Kasus PascaIdulfitri Harus Menjadi Pembelajaran Memperbaiki Penanganan Pandemi
Jum'at, 18 Juni 2021 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Pembelajaran ketiga, Provinsi Bali dan Sulawesi Selatan pada 2020 masuk lima besar kenaikan tertinggi, pada 2021 posisinya digantikan DI Yogyakarta dan Jawa Barat. Sehingga di tahun ini provinsi lima besar seluruhnya dari Pulau Jawa yakni Jawa Tengah, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
Mengingat lima provinsi ini adalah daerah asal dan tujuan mudik, maka kenaikan tertinggi ini dapat dikaitkan dengan mobilisasi masyarakat selama periode libur Idulfitri. Faktanya, meskipun sudah diberlakukan periode peniadaan mudik sebelum dan setelah Idulfitri, mobilitas arus mudik dan arus balik Jabodetabek tetap meningkat signifikan. Mobilitas pun juga terjadi dalam kota dimana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan selama periode Idulfitri.
Adanya periode penambahan arus balik ke Jabodetabek selama satu Minggu paska Idulfitri, dapat menyebabkan periode dampak yang ditimbukan menjadi satu sampai dua minggu. Dampak dari suatu periode libur panjang biasanya terjadi empat sampai dengan enam minggu lamanya, namun dengan adanya periode tambahan ini, bisa saja dampak dari periode Idulfitri ini bertahan selama tujuh sampai sampai dengan delapan minggu.
Dan keadaan di tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Pada 2021 ini masyarakat sudah lelah setelah berjibaku dengan pandemi selama lebih dari satu tahun. Sementara keinginan untuk menjalani kehidupan normal, dan menjalankan roda ekonomi harus dilakukan.
"Untuk itu seluruh lapisan masyarakat perlu gotong royong dan bahu-membahu menghadapinya. Pemerintah perlu untuk terus menguatkan penanganan hingga level terkecil dengan melakukan tindakan-tindakan konkrit dalam waktu genting, dan masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan," ujar Wiku. CM
Mengingat lima provinsi ini adalah daerah asal dan tujuan mudik, maka kenaikan tertinggi ini dapat dikaitkan dengan mobilisasi masyarakat selama periode libur Idulfitri. Faktanya, meskipun sudah diberlakukan periode peniadaan mudik sebelum dan setelah Idulfitri, mobilitas arus mudik dan arus balik Jabodetabek tetap meningkat signifikan. Mobilitas pun juga terjadi dalam kota dimana terjadi peningkatan mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan selama periode Idulfitri.
Adanya periode penambahan arus balik ke Jabodetabek selama satu Minggu paska Idulfitri, dapat menyebabkan periode dampak yang ditimbukan menjadi satu sampai dua minggu. Dampak dari suatu periode libur panjang biasanya terjadi empat sampai dengan enam minggu lamanya, namun dengan adanya periode tambahan ini, bisa saja dampak dari periode Idulfitri ini bertahan selama tujuh sampai sampai dengan delapan minggu.
Dan keadaan di tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Pada 2021 ini masyarakat sudah lelah setelah berjibaku dengan pandemi selama lebih dari satu tahun. Sementara keinginan untuk menjalani kehidupan normal, dan menjalankan roda ekonomi harus dilakukan.
"Untuk itu seluruh lapisan masyarakat perlu gotong royong dan bahu-membahu menghadapinya. Pemerintah perlu untuk terus menguatkan penanganan hingga level terkecil dengan melakukan tindakan-tindakan konkrit dalam waktu genting, dan masyarakat perlu menerapkan protokol kesehatan," ujar Wiku. CM
(ars)
Lihat Juga :